Kependudukan

Terbongkar, KTP Elektronik yang Belum Diambil Pemiliknya di Jakarta Utara Dicetak Tahun 2018

Sebanyak 16.538 fisik KTP elektronik di Jakarta Utara hingga sekarang belum diambil oleh pemiliknya.

Terbongkar, KTP Elektronik yang Belum Diambil Pemiliknya di Jakarta Utara Dicetak Tahun 2018
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Utara melakukan perekaman KTP elektronik bagi para pelajar di SMAN 13 Jakarta pada Rabu (16/1/2019). 

Terbongkar, KTP Elektronik yang belum diambil pemiliknya di Jakarta Utara dicetak tahun 2018. Jumlahnya mencapai 16.538 lembar. Bila tak segera diambil, akan dimusnahkan.

SEBANYAK 16.538 fisik KTP elektronik di Jakarta Utara hingga sekarang belum diambil oleh pemiliknya.

Puluhan ribu fisik KTP elektronik yang kini berada di kelurahan itu merupakan cetakan pada tahun 2018 silam.

Kepala Seksi Pendaftaran Penduduk Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Utara, Sri Supriantoro mengatakan, puluhan ribu fisik KTP elektronik yang belum diambil adalah produksi baru.

“Cetakan tahun baru, terakhir 2018 lah, yang sudah lama, setahun lebih nggak diambil sudah ditarik ke Sudin. Kalau di kelurahan ini yang baru-baru. Jadi ada kemungkinan itu permohonan baru,” kata Sri Supriantoro, Jumat (15/2/2019).

Avner Raweyai Blusukan Door to Door Ajak Warga Jakarta Utara Memilihnya di Pemilu 2019

Pengusaha Tomy Winata Terang-terangan Dukung Jokowi, Begini Tanggapan Pengamat Politik

Supriantoro mengatakan, apabila tidak diambil dalam waktu tertentu, maka fisik KTP elektronik tersebut akan dimusnahkan sesuai dengan arahan Kementerian Dalam Negeri agar tidak disalahgunakan.

Namun demikian, sebelum sampai pada tahap pemusnahan, sejumlah prosedur harus dilalui.

Fisik KTP elektronik yang tidak diambil akan dibiarkan di kelurahan hingga tiga bulan kedepan.

“Setelah itu dikembalikan ke Sudin, nanti tunggu tiga-enam bulan, lalu kita hubungi, kita tunggu. Kalau nggak ada, kita ada BAP mau dikembalikan atau dimusnahkan,” ungkap Supriantoro.

Sejauh ini Suku Dinas Dukcapil Jakarta Utara sudah pernah memusnahkan fisik KTP elektronik dengan digunting dan dibakar.

Hanya saja yang dimusnahkan kebanyakan KTP elektronik yang kondisinya sudah rusak.

“KTP elektronik yang lama kita ambil, kita simpan dan kemudian dimusnahkan. Tapi kalau (KTP elektronik baru) sudah dimusnahkan dan orangnya mau ambil ya proses ulang, bikin permohonan baru,” kata Sri Supriantoro. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved