Pemkot Jakarta Pusat Gandeng Kaum Disabilitas Wujudkan Trotoar Ramah Disabilitas

Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengandeng sejumlah kaum disabilitas untuk menyaring masukan-masukan atas kondisi trotoar yang ada di Jakarta Pusat.

Pemkot Jakarta Pusat Gandeng Kaum Disabilitas Wujudkan Trotoar Ramah Disabilitas
Warta Kota/Joko Supriyanto
Pemkot Jakarta Pusat gandeng disabilitas menjajal trotoar di wilayah Jakarta Pusat. Sabtu (16/2). 

TANAH ABANG, WARTA KOTA -- Dalam upaya mewujudkan trotoar ramah disabilitas, Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengandeng sejumlah kaum disabilitas untuk menyaring masukan-masukan atas kondisi trotoar yang ada di Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan tersebut para kaum disabilitas yang hadir juga ikut menikmati jelajah kota dengan mengunakan moda transportasi kereta api, sekaligus melihat kesiapan transportasi kereta untuk para kaum disabilitas.

Mereka mengunakan kereta api commuter line dari Stasiun Tanah Abang menuju Stasiun Palmerah.

Di dalam kereta segala bentuk fasilitas kaum disabilitas sudah tersedia, meskipun para kaum disabiltas masih ragu ketika mengunakan kereta api kala jam kerja.

Selanjutnya mereka menyusuri, trotoar di sepanjang Palmerah dengan dikawal oleh beberapa petugas Satpol PP Dishub, sebelum akhirnya menuju sebuah kantor media massa untuk menghadiri acara seminar.

Pemkot Jakarta Pusat gandeng disabilitas menjajal trotoar di wilayah Jakarta Pusat. Sabtu (16/2).
Pemkot Jakarta Pusat gandeng disabilitas menjajal trotoar di wilayah Jakarta Pusat. Sabtu (16/2). (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Dalam perjalan tersebut beberapa permasalahan masih ditemui dilapangan, seperti adanya tiang besi hingga para pedagang yang mengelar lapaknya melebih garis kuning, mereka pun terpaksa ditegur petugas untuk segera memindahkan lapaknya.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi yang hadir dalam kesempatan tersebut, mengatakan pihaknya mengandeng para kaum disabilitas karena merasa jika para disabilitas memiliki hak untuk merasakan dan mengunakan trotoar dengan nyaman.

Untuk itu kehadiran mereka setidaknya membawa masukan-masukan yang nantinya dapat diserap dan ditindak lanjuti, sehingga hal itu dapat mendukung dan mewujudkan trotaor yang rama disabilitas.

"Mereka ini kan memang punya hak untuk mengunakan trotoar, jadi kalo trotoar tidak kita rapikan, pemerintah harus hadir di sini, kalo tidak seperti itu nanti mereka tidak bisa jalan dong kasihan mereka," kata Irwandi, Sabtu (16/2/2019).

Atas kehadiran mereka, menurut Irwandi dapat secara langsung diketahui problem masalah yang ada di lapangan, sehingga dapat segera ditindak lanjuti, agar para disabilitas dapat merasakan trotoar secara nyaman.

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved