Putra Mahkota Arab Saudi Melawat ke Indonesia Tiba Seusai Debat Capres Kedua

Pangeran yang sedang menjadi perhatian dunia atas kasus kematan jurnalis, Jamal Khashoggi itu akan sampai di Jakarta pada Senin (18/2/2019).

Daily Mail
Pangeran Mohammed Bin Salman yang dipojokkan dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. 

Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) akan mengunjungi China pada pekan depan, dalam rangkaian turnya ke Asia.

Demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri China pada Jumat (15/2/2019), seperti diwartakan oleh kantor berita AFP.

Pangeran yang kerap dipanggil dengan sebutan MBS ini akan berada di China pada Kamis (21/2/2019) dan Jumat (22/2/2019).

Sebagian Potongan Tubuh Dua WNI Korban Mutilasi di Malaysia Masih Belum Ditemukan

Dia juga dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dan Wakil Perdana Menteri China Hang Zheng.

Juru bicara Kemenlu China, Geng Shuang menyatakan, kunjungan MBS merupakan upaya untuk merekatkan perkembangan besar dari hubungan Sino-Saudi dan kerja sama lebih mendalam pada ekonomi "Belt and Road" China, serta inisiatif diplomasi perdagangan.

Selain China, MBS akan singgah di Pakistan, India, Malaysia, dan Indonesia.

Pekan Depan Pangeran MBS ke Indonesia di Tengah Sorotan Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi

Pangeran yang sedang menjadi perhatian dunia atas kasus kematan jurnalis, Jamal Khashoggi itu akan sampai di Jakarta pada Senin (18/2/2019).

Sebelum ke Indonesia, dia akan mengunjungi Pakistan selama akhir pekan ini, dengan agenda penandatanganan sejumlah kesepakatan.

Perjanjian itu termasuk kesepakatan untuk minyak 10 miliar AS atau sekitar Rp 141,3 triliun dan kompleks penyulingan di pelabuhan strategis Pakistan, Gwadar, di Laut Arab.

Gwadar diperkirakan menjadi proyek dalam Koridor Ekonomi China-Pakistan yang bernilai miliaran dollar, sebuah proyek infrastruktur yang dipandang sebagai landasan utama dalam Belt and Road Initiative.

Bukti Percakapan dengan Ajudannya, Pangeran MBS Akan Gunakan Peluru untuk Jamal Khashoggi

Pelaku Utama Mutilasi Jamal Khashoggi Bersembunyi di Vila Berkolam Renang di Jedah

Program itu dipimpin oleh China dengan melibatkan investasi senilai 60 miliar dollar AS atau sekitar Rp 848,3 triliun dalam proyek di berbagai negara.

Tur MBS di Asia juga bersamaan ketika Saudi mengucurkan investasi besar-besaran dalam proyek kilang dan petrokimia di seluruh dunia.

Selain itu, perjalanannya kali ini juga dibayang-bayangi krisis diplomatik dengan sejumlah negara, yang dipicu oleh pembunuhan terhadap Khashoggi di Turki.

Jurnalis tersebut dibunuh dan dimutilasi pada 2 Oktober 2019 di gedung konsulat Saudi, di Istanbul. Namun hingga kini, jenazahnya belum ditemukan. (Veronika Yasinta)

Tautan asal

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved