Penerapan Perwal Soal Pelarangan Kantong Plastik di Kota Bekasi Tak Kunjung Terealisasi

Realisasi penerapan pelarangan kantong plastik di retail yang ada di Kota Bekasi tak kunjung terlaksana.

Penerapan Perwal Soal Pelarangan Kantong Plastik di Kota Bekasi Tak Kunjung Terealisasi
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi upaya menegakkan aturan tentang penggunaan kantong plastik. 

Realisasi penerapan pelarangan kantong plastik di retail yang ada di Kota Bekasi tak kunjung terlaksana.

Bahkan, Pemerintah Kota Bekasi terlihat tidak bisa menerapkan pelarangan penggunaan kantong plastik itu.

"Masih kita godok mekanisme larangan penggunaan kantong plastik di perusahaan ritel," kata Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Ferdinan, Jumat (15/2/2019).

Ferdinan menjelaskan penggodokan dilakukan dengan cara pembahasan dalam bentuk Forum Group Discussion (FGD) dengan melibatkan unsur perusahaan ritel untuk melakukan pemaparan Peraturan Wali Kota (Perwal) Bekasi Nomor 61 Tahun 2018, tentang pengurangan penggunaan kantong plastik.

"Kita sudah dua kali FGD, terkahir, kegiatan tersebut dilakukan, pada Kamis, (14/2/2019), kemarin. Untuk penyempurnaan pemberlakuan mekanisme Perwal itu" ujarnya.

"Jadi yang disepakati adalah kalau nanti sudah ada pengurangan solusinya bagaimana, dengan menggunakan apa penganggantinya. Kalaupun terpaksa menggunakan kantong plastik adalah plastik ramah lingkungan, nah itu yang dibahas dalam perwal," katanya lagi.

Ia mengungkapkan, meskipun demikian pihaknya akan terus mendorong masyarakat maupun pelaku usaha agar sama-sama dapat mengurangi penggunaan sampah plastik.

"Ini kan sebenarnya budaya, agar budaya itu menyerap diseluruh aspek masyarakat. Baik pengusaha retail maupun warga itu sendiri. Tapi kita akan mulai action, lalukan pengurangan itu dengan beragam cara, salah satunya penggunaan plastik ramah lingkungan. Seluruh retail dan pasar tradisional wajib menyediaan kantong plastik ramah lingkungan atau Biodegradable," katanya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved