Joko Driyono Resmi Jadi Tersangka dan Dicekal ke Luar Negri

Sebelum melakukan penggeledahan ini, Joko Driyono pernah diperiksa di Polda Metro Jaya pada 24 Januari 2019 lalu.

Joko Driyono Resmi Jadi Tersangka dan Dicekal ke Luar Negri
Tribunnews.com
Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono 

Dari apartemen Joko Driyono itu, petugas menyita 75 item barang bukti terkait kasus pengaturan skor.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (15/2/2019).

"Penggeledahan di apartemen JD (Joko Driyono) dilakukan Kamis malam kemarin mulai pukul 20.30 sampai pukul 23.00," ucap Argo Yuwono.

"Ada sekitar 75 item barang bukti yang disita penyidik. Di antaranya ada laptop, ada hape, kemudian ada bukti transfer, kemudian ada juga ATM, ada juga buku tabungan dan lainnya," katanya lagi.

Dia menjelaskan, penggeledahan berdasarkan laporan 19 Desember 2018 dari  Laksmi.

"Dasar lainnya adalah surat atau ketetapan dari Ketua PN (Pengadilan Negeri--Red)  Jakarta Selatan untuk melakukan penggeledahan dan yang ketiga adalah surat dari ketua PN Jaksel untuk melakukan penyitaan," kata Argo Yuwono.

Menurut Argo Yuwono, penggeledahan dipimpin oleh Kasubdit Kamnag yang mengerangkan  sekitar 26 penyidik dari Tim Media Satgas Anti-Mafia Bola.

"Sebelum menggeledah apartemen JD, tim bertemu dengan security apartemen. Kemudian menyampaikan maksudnya dan memperlihatkan surat dan dasar tadi. Setelah itu baru melakukan penggeledahan," katanya.

Penggeledahan, kata Argo Yuwono, dimulai pukul 20.30 WIB dan disaksikan oleh petugas keamanan apartemen.

"Kemudian sekitar pukul 22.00, Pak JD datang dan ikut menyaksikan penggeledahan," katanya.

Pukul 23.00 WIB,  penggeledahan di apartemen Joko Driyono selesai.

"Semua barang bukti yang kami sita kami bawa untuk dievaluasi penyidik dan dikaitkan dengan kasus atas pelaporan Laksmi," kata Argo Yuwono.

Editor: Dewi Pratiwi
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved