Berita Duka
BREAKING NEWS : Sprinter Indonesia Purnomo Yudhi Tutup Usia
Sprinter Indonesia, Purnomo Yudhi tutup usia di 56 tahun pagi ini, Jumat (15/2/2019).
Mantan sprinter nasional Purnomo Yudhi dikabarkan meninggal dunia.
KABAR duka menyelimuti dunia olahraga hari ini, Jumat (15/2/2019).
Mantan pelari nasional Purnomo Yudhi meninggal dunia pagi ini.
Dilansir dari Kompas.com, atlet yang pernah mengharumkan nama Indonesia ini meninggal karena penyakit kanker getah bening.
"Innalilahiwainnailahirojiun...telah berpulang ke rakhmatullah mantan sprinter nasional Purnomo Yudhi di RS PI,” demikian pesan singkat Humas PB PASI, Hendri Firzani.
Menurut informasi yang diterima Wartakotalive.com jenazah akan disemayamkan di rumah duka perumahan Discovery Lumina, Jalan Lumina V no. 12D. Bintaro Jaya Sektor VII, Tangerang Selatan.
Pria yang tutup usia pada 56 tahun ini pernah mendapatkan dua medali emas pada SEA Games 1985 untuk nomor 200 meter dan estafet 4x100 meter.
Pencapaian itu membuat Purnomo tampil sebagai satu-satunya sprinter Asia yang berlaga di semifinal lari 100 meter Olimpiade 1984.
Sabtu itu Purnomo tampil di seri keempat perempat final dengan pesaing peraih medali emas Olimpiade Moskwa 1980, Allan Wells (Inggris), pelari Jamaika, Ray Stewart, Jose Javier Arques (Spanyol), dan Peter van Miltenburg (Australia). Sebagai satu-satunya wakil Asia di lintasan, Purnomo tak gentar. Dia menjadi yang ketiga tercepat, dengan catatan waktu 10,43 detik, di belakang Ray Stewart (10,30 detik) dan Allan Wells (10,33 detik).
"Kejutan, Purnomo Melaju ke Semifinal", demikian judul berita Kompas, 5 Agustus 1984.
Manajer tim atletik di Olimpiade 1984, M Sarengat, dalam berita Kompas itu berpendapat, prestasi tersebut sangat penting bagi sejarah atletik Indonesia.
”Kalau ditanya Olimpiade 1984, saya pasti terharu,” kata suami Ray Endang Irmastiwi dan ayah empat putra itu dalam wawancara di Jakarta, Rabu (18/7/2012) siang.
Tak heran, pria kelahiran Ajibarang, Jawa Tengah, 12 Juli 1962, itu menilai prestasi di Olimpiade 1984 adalah pencapaian terbaiknya meskipun pada Kejuaraan Atletik Asia Jakarta 1985, dia meraih dua perak, plus emas 200 meter dan estafet 4 x 100 meter di SEA Games Bangkok 1985.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mantan Sprinter Indonesia, Purnomo, Meninggal Dunia "
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/mantan-sprinter-indonesia-purnomo-yudhi.jpg)