Breaking News:

Aprindo Berharap Pertumbuhan Industri Ritel di Indonesia Mencapai Dua Digit Tahun Ini

Aprindo berharap pertumbuhan industri ritel di Indonesi pada tahun ini mencapai dua digit, yakni 10 persen.

Editor:
Warta Kota/Hironimus Rama
KETUA Umum Aprindo Roy N Mandey. 

Aprindo berharap pertumbuhan industri ritel di Indonesi pada tahun ini mencapai dua digit, yakni 10 persen.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia atau Aprindo berharap industri ritel di Indonesia pada tahun ini bisa mencapai pertumbuhan dua digit atau sekitar 10-12 persen.

"Kami harapkan pada tahun 2019 biasanya dalam masa sebelum atau pasca pemilu konsumsi meningkat," kata Ketua Umum Aprindo, Roy N Mandey, seperti dilansir Antaranews.com, Kamis (14/2/2019).

DJ Crissoo: Garap Musik Genre RnB dan Cari Vokalis Mirip Raisa

Roy mengatakan, pada tahun ini untuk pertama kali perkembangan industri ritel di Indonesia akan menyentuh pertumbuhan dua digit yang pertama, yaitu sekitar 10 persen.

"Kalau memang peningkatannya luar biasa bisa sampai sekitar 12 persen," kata Roy.

Roy mengatakan, situasi undeperforms yang dialami industri ritel sebelumnya berkaitan dengan beberapa hal seperti, produktivitas yang rendah, kelapa sawit dan batu bara kita rendah,serta investasi masih bersifat portofolio.

Namun sekarang investasi sudah mengarah pada manufaktur atau padat karya, dana desa, dan bantuan sosial ada peningkatan pada tahun ini.

Ini Hadiah Valentine Gamers, PUBG Lite PC Bisa Di-download Mulai Hari Ini, Ikuti 4 Langkah

Jadi peningkatan-peningkatan itu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas di level menengah ke bawah sehingga mereka bisa memiliki pendapatan yang jelas serta tetap lalu pada akhirnya bisa berkonsumsi.

"Hal-hal inilah yang membuat dasar pertumbuhan atau berpindahnya industri ritel dari status 'underperforms' menjadi 'recovery,'" kata Roy.

Roy mengatakan, kondisi inflasi saat ini masih bagus dan dirinya sangat mengapresiasi pemerintah yang berhasil menjaga kondisi tersebut.

"Subsidi energi juga kita minta (pemerintah) untuk dijaga, mengingat subsidi energi ini yang sangat mendukung kapasitas dari masyarakat khususnya masyarakat level menengah ke bawah dapat tetap berkonsumsi," kata Roy.

PT KAI Buka Lowongan Kerja 2019 Untuk Lulusan SMA, Gaji Rp 6,5 Juta, dan Ini Tugas Kondektur

Menurut Roy, dengan masyarakat tetap berkonsumsi maka berarti industri ritel dapat terus bergerak, tumbuh dan ekspansi serta bisa juga menggerakkan sektor atau industri lainnya.

Sektor-sektor yang kemungkinan terdampak positif dari proyeksi pertumbuhan industri ritel, seperti sektor transportasi, pabrik makanan, minuman dan masih banyak lagi.

Sekarang Banyak Wanita Ingin Tampil Menarik di Media Sosial, Pengaruh Industri 4.0?

Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved