News

16 RW Kumuh di Jakarta Barat Akan Dilakukan Penataan Tahun ini

16 RW yang akan di tatap tersebut merupakan tahapan dari penataan dari 92 RW kumuh yang ada d Jakarta Barat.

16 RW Kumuh di Jakarta Barat Akan Dilakukan Penataan Tahun ini
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Pemandangan ini bukannya memercantik kawasan tetapi di mata warga terlihat makin kumuh. 

KEMBANGAN-WARTA KOTA . Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta Barat, Suharyanti mengatakan jika di tahun ini, pihaknya merencanakan akan melakukan penataan terhadal 16 RW kumuh di Jakarta Barat.

Pemandangan ini bukannya memercantik kawasan tetapi di mata warga terlihat makin kumuh.
Pemandangan ini bukannya memercantik kawasan tetapi di mata warga terlihat makin kumuh. (Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan)

16 RW yang akan di tatap tersebut merupakan tahapan dari penataan dari 92 RW kumuh yang ada d Jakarta Barat. Langkah tersebut dilakukan sesuai intruksi Gubernur DKI Jakarta.

"Tahap pertama ini kita benahi 16 RW lalu tahun besok juga ada lagi yang tahun ini ada kajiannya," kata Suharyanti, Kamis (14/2/2019).

Penataan RW kumuh pada tahun ini pun tersebar di empat kelurahan, yaitu Kelurahan Kota Bambu Utara, Kelurahan Pinangsia, Kelurahan Kapuk, dan Kelurahan Kedaung Kali Angke.

Penataan yang akan dilakukan tersebut mencakup semua unsur mulai dari jalan lingkungan, saluran air, hingga penghijauan di wilayah terkait.

"Satu kawasan itu kita benahi tidak per gang tidak cuma 200 meter tapi seluruh kawasan dengan penghijauannya kita vertical garden, begitu juga yang sekarang lagi digiatkan yaitu drainase vertikal atau sumur resapan nah itu kita akan buat di sana," kata Suharyanti.

Ia pun berharap, dengan dilakukan penataan terhadap RW kumuh, masyarakat yang tinggal dapat lebih nyaman dan meningkat dari segi kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraannya. Dengan begitu kesejahteraan masyarakat, dan berkembangan anak dilingkungan wilayah terjamin.

"Jadi harapannya dengan penataan ini kita semuanya menjadi lebih baik kesejahteraannya meningkat. Karena penataan di sini bukan hanya fisiknya saja tapi ada sosial ekonominya juga," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved