VIDEO: 14 Anggota Geng Motor Pembunuh Remaja Diciduk, 3 Lagi Masih Dicari

14 tersangka dari 17 tersangka dari hasil pemeriksaan saksi ataupun para tersangka, sedangkan tiga lainnya masih dalam pengejaran

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat berhasil membekuk 14 tersangka dari kelompok geng motor yang membacok seorang remaja dikawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (5/2) dini hari tersebut menewaskan Ahmad Al Fandri dengan luka bacok dibagian tubuh belakang korban, meski dibawa ke Rumah Sakit, namun naas nyawa korban tak tertolong.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan para tersangka akhirnya dapat diamankan polisi, namun dari 14 orang yang diamankan tersebut tiga diantaranya masuk dalam DPO petugas.

"Hasil penyelidikan kami berhasil menangkap 14 tersangka dari 17 tersangka dari hasil pemeriksaan saksi ataupun para tersangka, sedangkan tiga lainnya masih dalam pengejaran petugas, mudah-mudahan dalam waktu tidak lama kita bisa segera menangkapnya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Sitepu, Rabu (13/2/2019).

VIDEO: Ibu Ani Kanker Darah, SBY Berterimakasih ke Jokowi

VIDEO: Belasan Orang Afrika Diciduk Imigrasi dari Apartemen di Bekasi

VIDEO VIRAL: Ini Kisah Saputra, Bocah SD yang Jualan Cilok demi Hidupi Diri dan Adiknya

Adapun 14 tersangka yang diamankan yaitu Feri Syahputra, Ahmad Reza, Wiratama Aditya Syah alias Jawa, Sugi, Warno alias Gembel, Baikal, A Reza. Serta enam anak dibawah umur berinisial IN, ES, AS, FT, JM, MR. Serta tiga orang DPO Madon, Kubil, dan Codoy.

Dikatakan AKPB Edi Sitepu, jika 17 orang yang menjadi tersangka ini merupakan komplotan gang motor yang biasa beraksi di kawasan Jakarta Barat. Mereka terdiri dari delapan gang motor diantaranya basmol (barisan manusia oleng), swiss (sekitar wilayah slipi), garjok (garden pojok) dan ada juga israel (istana sekitar rel).

"Motifnya tsk ini sebelum beraksi mereka ini tawuran di depan hotel di kawasan Penjaringan. Disitu terjadi saling lempar batu, tidak ada korban dan mereka bubar setelah itu," ujarnya.

Usai melakukan tawuran mereka pun akhirnya berjalan mengarah Jalan Tubagus Angke, mereka bertemu dengan Ahmad (korban) dengan rekannya yang mengendarai sepeda motor. Ketika itu korban yang melihat sekelompok gang motor ini mencoba mendahului.

Saat itulah salah satu anak gang motor (madon) mencoba mengejar koban, mereka yang membawa senjata tajam mengayunkan sebilah celurit ke punggung korban hingga kendaraan yang mereka kendarai terjatuh, melihat korban terjatuh, rekan korban pun langsung melarikan diri.

"Jadi setelah mereka ini membacok korbannya, kendaraan yang dikendarai korban pun diambil, lalu mereka kabur, meninggalkan korban, setelah mereka kabur, baru rekannya yang kabur kembali lagi menjemput korban dengan kondisi bersimbah darah, namun sayangnya korban tidak terselamatkan saat dibawa ke Rumah Sakit," ucapnya.

Atas perbuatan tersangka, kini mereka pun merasakan dinginnya lantai tahanan Polres Metro Jakarta Barat, dan ke 14 orang yang diamankan tersebut di jerat pasal 365 KUHP dan Pasal 170 aayat 3 ancaman hukuman 15 tahun penjara. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved