Tidak Termasuk Kendaraan Bermotor, Polisi Tidak Bisa Tilang Migo

untuk sepedah listrik (selis) atau yang sekarang populer itu Migo, belum ada undang-undang yang mengatur tentang Migo atau selis

Tidak Termasuk Kendaraan Bermotor, Polisi Tidak Bisa Tilang Migo
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Warga mengendarai Migo e-Bike saat Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu, (30/12/2018). 

Rental penyewaan sepeda listrik (selis) yang biasanya terdapat di dekat stasiun kereta rel listrik (krl) sedang digandrungi masyarakat. Kebanyakan dari penyewa merupakan anak-anak dan para remaja yang ingin mencoba mengendarai sepeda listrik tersebut.

Banyak pula masyarakat yang menggunakan sepeda listrik sebagai transportasi lanjutan setelah menaiki krl. Mereka pun mengendarai selis di jalan-jalan besar bersama kendaraan roda dua dan empat.

Namun demikian, belum adanya aturan lalu lintas yang mengatur tentang tata tertib pengendara sepeda listrik menyebabkan polisi tak bisa menindak para pengendara yang melakukan pelanggaran.

"Bisa saya jelaskan untuk sepedah listrik (selis) atau yang sekarang populer itu Migo, belum ada undang-undang yang mengatur tentang Migo atau selis," kata Kanit Laka Polsek Jatinegara Iptu Didik Sapto saat ditemui di Terminal Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (13/2).

Sepeda listrik, sambung Didik, tak dilengkapi dengan nomor polisi, dokumen kelengkapan beserta surat lainnya sehingga polisi kesulitan melakukan penindakan berupa penilangan.

"Walaupun dia enggak pakai helm juga enggak bisa kami tindak, karena enggak ada nomor polisinya. Barang buktinya apa? SIM juga enggak bisa, STNK pun enggak ada," jelasnya.

Namun demikian, pihaknya tetap akan melakukan teguran kepada masyarakat yang terbukti melakukan pelanggaran, seperti tak mengenakan helm atau menerobos lampu lalu lintas.

"Kami sebagai pengatur lalu lintas di jalan misalnya ketemu dengan mereka harus kami tegur. Namun demikian kalau lewat jalan raya harus hati-hati. Kemudian alangkah bagusnya kalau memakai helm yang mirip dengan sepeda motor. Mungkin lebih elok, etis dan nyaman," ungkap dia.

Didik menambahkan aturan mengenai selis saat ini sedang diwacanakan baik oleh Kementerian Perhubungan, Kepolisian maupun Pemprov DKI Jakarta. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved