Tarif LRT Rp 10.800 per Orang, DTKJ DKI Jakarta Sebut Belum Subsidi

Ketua DTKJ DKI Jakarta, Iskandar Abu Bakar soroti ketidakpastian penetapan tarif kereta cepat Light Rail Transit (LRT) Kelapa Gading-Velodrome.

Tarif LRT Rp 10.800 per Orang, DTKJ DKI Jakarta Sebut Belum Subsidi
Warta Kota/Adhy Kelana
Proyek pembuatan halte Light Rail Transit di Bekasi, Jawa Barat terlihat sepi pekerja, Jumat (25/1). PT Adhi Karya Tbk tengah menyelesaikan detail engineering design proyek LRT tahap kedua. 

Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta atau DTKJ DKI Jakarta, Iskandar Abu Bakar soroti ketidakpastian perihal penetapan tarif kereta cepat Light Rail Transit (LRT) Kelapa Gading-Velodrome.

Dirinya menyebut besaran tarif sementara yakni Rp 10.800 per orang belum disokong subsidi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Padahal menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak boleh ragu dalam memberikan subsidi.

Sebab, LRT Fase 1 itu merupakan bentuk investasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap perkembangan pembangunan.

"Tarif itu masih belum subsidi (Pemprov DKI Jakarta)," katanya, Rabu (13/2/2019).

"Pemprov DKI akan menghitung berapa besar investasi yang dikeluarkan, kalau investasi Pemprov semakin besar, tarif bisa semakin kecil, skema ini biasa diterapkan negara maju, seperti di Singapura," lanjutnya.

Lagi Asyik Main Hujan-hujanan, Bocah Berumur 6 Tahun Terpeleset Lalu Tewas Terjebak di Gorong-gorong

Pendaftaran Calon Retailer UMKM MRT Jakarta Diperpanjang, Ini Persyaratannya

Jenis Kelamin Anak Pertama Raisa dan Hamish Daud Terbongkar

Terkait hal itu, ia anjurkan agar pengelolaan kereta cepat sepanjang 5,8 kilometer itu dilakukan mandiri atau lewat PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku kontraktor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta.

Sebab menurutnya, infrastruktur transportasi massal umumnya merupakan investasi pemerintah.

"Ini investasi Pemprov dan Jakpro, transportasi massal adalah investasi pemerintah. Soal perhitungan tarif, kalau investasi pemerintah lebih besar, ya tarif lebih kecil," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, jelang beroperasinya kereta cepat Light Rail Transit (LRT) Kelapa Gading-Velodrome yang ditargetkan pada akhir Februari 2019 mendatang, besaran tarif masih belum ditetapkan.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved