Jumlah Penumpang Pesawat Anjlok Hingga 13 Persen, Ini yang Bakal Dilakukan Angkasa Pura II

Yado menyebut transportasi udara sangat dinamis dan juga didukung dari kemampuan daya angkut yang besar.

Jumlah Penumpang Pesawat Anjlok Hingga 13 Persen, Ini yang Bakal Dilakukan Angkasa Pura II
Warta Kota/Andika Panduwinata
Pemandangan tak seperti biasanya terhampar di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Jumat (8/2/2019). 

SEJUMLAH bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II tampak sepi penumpang akhir-akhir ini. Bahkan, angka penurunan penumpang sangat siginifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Vice President Corporate Communication PT Angkasa Pura II (Persero) Yado Yarismano. Selain dampak harga tiket pesawat yang terlampau mahal, menurut Yado, saat ini juga tengah memasuki masa low season.

"Pergerakan penumpang lagi turun karena low season. Terjadi penurunan sampai 13 persen," ujar Yado kepada Warta Kota, Rabu (13/2/2019).

Video Kucing Diseret Pakai Motor di Pekalongan Beredar Viral, Pelakunya Diduga Alami Gangguan Jiwa

Oleh karenanya, AP II terus berkoordinasi dengan pihak maskapai. Selain itu, pengelola Bandara Soetta ini gencar melakukan sosialisasi kepada pengguna jasa transportasi udara.

"Solusinya terus bekerja sama intensif dengan maskapai. Karena mau bagaimana pun situasi ini adalah sebuah aktivitas yang harus terkolaborasi dengan baik. Karena kalau tidak, kami juga bisa memahami kondisi apa di maskapai," paparnya.

"Kedua, kami juga terus sosialisasi kepada pengguna jasa bahwa hal-hal yang menjadi fokus keselamatan, keamanan, dan kenyaman itu sampai saat ini terus kita tingkatkan, dan muncul animo masyarakat pengguna jasa udara ini untuk terus menetapkan pilihannya pada moda transportasi udara," sambungnya.

Moeldoko Minta Semua Pihak Waspadai Revolusi Jari Jika Tidak Ingin Menjadi Bangsa Tertinggal

Yado menyebut transportasi udara sangat dinamis dan juga didukung dari kemampuan daya angkut yang besar. Kendati demikian, pihaknya akan mengevaluasi dengan memperhatikan situasi pergerakan penumpang.

"Kami akan kaji mengenai persoalan ini. Akan kita evaluasi, tapi tentunya melihat situasi. Bisa saja dalam situasi yang tidak terus menerus harapkan seperti ini. Saya rasa regulator, pemerintah, kami operator bandara, maskapai dan lainnya terus mendorong upaya-upaya tadi," bebernya. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved