News

Jakarta Demam Sepeda Motor Listrik

Penyewa selis bisa bebas keliling Jakarta dengan tarif hanya Rp 3000 per 30 menit.

Jakarta Demam Sepeda Motor Listrik
Wartakotalive/Rangga Baskoro
Wulan (18) seorang penyewa selis di Stasiun Migo, Jalan Kayu Manis Barat, Jakarta Timur, Rabu (13/2/2019). 

Warta Kota, Matraman -- Masyarakat Jakarta kini demam sepeda listrik (selis) yang disewakan oleh sebuah perusahaan berbasis aplikasi bernama Migo. Penyewa selis bisa bebas keliling Jakarta dengan tarif hanya Rp 3000 per 30 menit.

Wulan (18) seorang penyewa selis di Stasiun Migo, Jalan Kayu Manis Barat, Jakarta Timur, Rabu (13/2/2019).
Wulan (18) seorang penyewa selis di Stasiun Migo, Jalan Kayu Manis Barat, Jakarta Timur, Rabu (13/2/2019). (Wartakotalive/Rangga Baskoro)

Irna (32) seorang Mitra Migo, mengatakan bahwa stasiun selis di kediamannya, Jalan Kayu Manis Barat, Matraman, Jakarta Timur, laris manis oleh para penyewa kendaraan yang berbahan bakar listrik itu.

"Minatnya sangat bagus di sini. Sehari bisa 20 penyewa. Ada anak-anak, ada juga yang orang kerja. Kalau pakai kendaraan ojek online kan sekali bayar, kalau mau naik terus bayar lagi, kalau kami sistemnya per 30 menit bayar 3000 rupiah. Sepuasnya ya, mau ke Cengkareng dari sini bisa saja, asal listriknya masih ada," tutur Irna di lokasi, Rabu (13/2).

Cara penggunaannya, sambung Irna, cukup mudah, penyewa hanya perlu mengunggah aplikasi, kemudian foto KTP beserta dirinya sebagai data yang nantinya akan tercantumkan di aplikasi tersebut.

"Kalau bayarnya kan sistem online, jadi harus top up saldo dulu di aplikasi," ujarnya.

Sebelum menyewa, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pengguna. Pertama, mereka harus mencari stasiun selis Migo lainnya di dekat daerah tujuannya. Hal itu penting dilakukan lantaran hanya Mitra Migo saja yang bisa menghentikan arge sewa selis tersebut.

"Kalau hanya diparkirkan saja di suatu tempat, argonya masih berjalan. Hanya operator yang bisa mematikan argo tersebut. Jadi memang harus dikembalikan ke Stasiun MIGO terdekat yang lainnya kalau bayarnya enggak mau mahal," kata Irna.

Kemudian, penyewa juga harus memperhatikan tenaga listrik yang masih tersimpan di selis itu. Tenaga listrik akan penuh setelah di-charge selama 7 jam.

Kuat hingga pemakaian sejauh 100 kilometer apabila hanya dipakai satu orang saja. Mesin motor pun bisa bertahan selama 6 jam penuh tanpa dimatikan. Oleh sebab itu para mitra menyarankan untuk tidak berboncengan saat menyewa selis.

"Kalau dua orang boncengan kan otomatis mengeluarkan tenaga yang lebih. Jadi otomatis tenaga listriknya berkurang," ucapnya.

Pantauan Warta Kota, bentuk selis sama seperti motor matic pada umumnya. Terdapat spedometer digital yang memperlihatkan tenaga listrik dan kecepatan saat motor dikendarai. Di bagian kanan mesin terdapat pedal sepeda.

Pada bagian belakang terdapa nomor kendaraan beserta gambar barcode yang berfungsi untuk menyalakan dan mematikan mesin. Badan motor sendiri begitu ramping dan rendah sehingga mudah dikendarai oleh kaum hawa. (abs)
Area lampiran

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved