Gojek Apresiasi Kinerja Polisi Ungkap Komplotan Order Fiktif

Menurut Hans pihaknya membuat laporan adanya order fiktif di aplikasinya pada 30 Januari, setelah sistem Gojek mendeteksi

Gojek Apresiasi Kinerja Polisi Ungkap Komplotan Order Fiktif
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Empat orang komplotan pembuat order fiktif transportasi online, baik ojek online atau taksi online lewat aplikasi pemesanan Gojek. Mereka dibekuk di markas mereka di sebuah ruko di Komplek Taman Dutamas, Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (1/2/2019). 

Chief Operation Officer Go-jek, Hans Patuwo, mengaku sangat mengapresiasi kerja cepat polisi dalam menangkap empat pelaku kawanan pembuat order fiktif transportasi online dengan aplikasinya.

Sebab kata Hans, hanya tiga hari sejak pihaknya melaporkan ke polisi dugaan adanya order fiktif di Gojek, Polda Metro berhasil mengetahui lokasi pengoperasian kawanan ini dan membekuk empat pelakunya.

"Kami mengapresiasi tim Polda Metro Jaya yang telah bertindak dengan cepat atas info yang kami berikan dan berhasil ungkap pelaku kejahatan ini," kata Hans di Mapolda Metro Jaya, Rabu (13/2/2019).

Menurut Hans pihaknya membuat laporan adanya order fiktif di aplikasinya pada 30 Januari, setelah sistem Gojek mendeteksi adanya hal itu. Dalam tiga hari tepatnya pada Jumat (1/2/2019) penyidik mengidentikasi kawanan ini dan membekuk 4 pelaku di sebuah ruko di Komplek Taman Dutamas, Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (1/2/2019).

"Ke depan kami akan terus bekerja sama dengan polisi untuk mengungkap sindikat pelaku kriminal seperti ini," kata Hans.

Menurut Hans aksi para pelaku selain merugikan Gojek juga dapat merusak citra mitra Gojek yakni para pengojek online dan pengemudi taksi online.

"Karena Gojek bekerja atas dasar kepercayaan. Yang dilakukan pelaku ini dapat merusak citra mitra kita. Jadi ini untuk melindungi mitra kita juga," kata dia.

Seperti diketahui Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil mengungkap dan membekuk komplotan pembuat order fiktif transportasi online, baik ojek online atau taksi online lewat aplikasi pemesanan Gojek.

Empat orang anggota komplotan ini dibekuk di markas mereka di sebuah ruko di Komplek Taman Dutamas, Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (1/2/2019).

Di ruko itulah mereka mengoperasikan dan mengendalikan order fiktif ojek online dan taksi online, lewat aplikasi Gojek dan Gocar dengan alat dan software serta aplikasi khusus.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved