Kekerasan terhadap Anak

Enam Saksi Kasus Dugaan Penganiyaan Siswa Berkebutuhan Khusus di Bekasi Diperiksa Polisi

Enam orang sudah diperiksa polisi terkait kasus dugaan kekerasan terhadap anak berkebutuhan khusus.

Enam Saksi Kasus Dugaan Penganiyaan Siswa Berkebutuhan Khusus di Bekasi Diperiksa Polisi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Wakapolres Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana 

Dia menambahkan, polisi telah berkomunikasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait trauma healing yang mungkin dialami korban akibat kejadian tersebut.

"Saya minta agar bersabar karena ini belum merupakan kesimpulan. Nanti kita akan gelarkan lagi penyelidikan kasus ini sehingga akan ada titik terang," ujarnya.

Sore Ini Polisi Bekasi Periksa Anak Berkebutuhan Khusus yang Diduga Dianiaya Wali Kelas

Seperti diberitakan sebelumnya,  seorang murid kelas III sekolah dasar (SD) berkebutuhan khusus di Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi, diduga dianiaya gurunya.

Akibatnya, bocah laki-laki berinisial JMH (11) ini mengalami luka lebam di bagian kaki kanan dan kirinya.

Pihak sekolah membantah bahwa gurunya telah melakukan penganiyaan kepada siswa berkebutuhan khusus tersebut.

Kepala Sekolah tersebut, Siti Sjahrianti meminta orangtuanya mendengar penyataan atau klarifikasi pihak sekolah.

"Jadi saat kejadian, kami belum sempat duduk langsung dengan orang tua, harusnya Senin kemarin. Karena persoalan ini harus mendengarkan dari dua belah pihak jangan satu pihak saja," katanya saat ditemui Warta Kota, Selasa (12/2/2019).

Siti Sjahrianti menjelaskan, luka memar pada JMH itu disebabkan karena jatuh dari beberapa anak tangga. Banyak saksi yang melihatnya saat JMH jatuh dari tangga.

"Memang terluka dia, karena jatuh dari tangga, mungkin ortunya mendengar salah satu pihak dengan anak saja," katanya.

Anak Berkebutuhan Khusus yang Diduga Dianiaya di Sekolah Alami Trauma

Menurut dia, siswanya itu membutuhkan bimbingan karena mengalami speech delay.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved