Warga Kabupaten Tangerang Keluhkan Soal Pembangunan Infrastruktur yang Lambat

Desa-desa di Kabupaten Tangerang mendapat bantuan dana keuangan untuk membangun infrastruktur yang dibutuhkan.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat membuka sosialisasi bantuan keuangan kepada pemerintah desa di Gedung Puspemkab Tangerang, Selasa (12/2/2019). 

Pada tahun anggaran 2019, Pemprov Banten mewajibkan para kepala desa se-Provinsi Banten lebih efisien dan tepat guna dalam penggunaan bantuan keuangan desa

Bantuan ini dikucurkan agar desa di Banten, khususnya Kabupaten Tangerang bisa mandiri.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat membuka sosialisasi bantuan keuangan kepada pemerintah desa di Gedung Puspemkab Tangerang. Selasa, (12/2/2019).

Di hadapan para kepala desa se-Kabupaten Tangerang, Wagub juga mengungkapkan, bahwa selama ini mendapatkan keluhan dari masyarakat soal pembangunan infrastruktur di desa.

“Saya dan Pak Gubernur Banten Wahidin Halim, mendapatkan keluhan dari masyarakat tentang infrastruktur. Maka dari itu kami Pemerintah Provinsi Banten juga berharap dengan bantuan ini dapat memperbaiki infrastruktur di Desa-desa di seluruh Provinsi Banten," ujar Andhika.

Ia juga menjelaskan bahwa bantuan ini agar digunakan sebaik-baiknya, agar dirasakan langsung manfaatnya untuk masyarakat.

Apabila bantuan ini digunakan dengan sangat baik dan laporan pertanggung jawabannya jelas, rencananya di tahun anggaran 2020 Pemerintah Provinsi Banten akan meningkatkan nilai bantuannya.

“Pemprov Banten berencana akan meningkatkan nilai bantuan ini dari Rp. 50 juta menjadi Rp. 100 juta atau minimal sama dengan tahun yang lalu yaitu Rp 70 juta. Asalkan peruntukan bantuan ini sesuai dan surat pertanggung jawaban sesuai peraturan, serta masyarakat merasakan langsung dampaknya," ucapnya.

Andhika menerangkan bahwa bantuan ini hanya bersifat stimulan atau perangsang agar kedepan desa di Banten menjadi desa mandiri.

Menekan angka desa tertinggal, penguatan pembangunan desa dan meminimalisir permasalahan di desa khususnya infrastruktur.

Sementara itu Wakil Bupati Tangerang, Mad Romli menambahkan, dengan 246 Desa yang ada saat ini, terus dilakukan pembinaan serta monitoring secara intensif dan berkelanjutan bersama-sama OPD dan juga lintas sektoral terkait.

Hal itu dilakukan guna meningkatkan tatanan penyelenggaraan pemerintahan desa baik dari segi Sumber Daya Manusia dan juga tatanan administrasi program kegiatan yang dilaksanakan oleh masing-masing desa.

"Kami atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih serta memberikan apresiasi yang tinggi sekaligus berharap semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi solusi guna kesalahan administrasi dan memberikan pemahaman bagi para Kepala Desa dalam mengelola bantuan tersebut," kata Romli.

Sehingga dengan demikian adanya program bantuan ini dapat digunakan dengan tepat dan sesuai dengan skala prioritas kebutuhan masing-masing desa yang meminimalisir terjadinya pada akhirnya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat desa.

"Saya berpesan kepada seluruh kepala desa se-Kabupaten Tangerang agar dapat betul-betul dipergunakan bantuan keuangan ini dengan baik dan tepat sasaran sesuai dengan koridor prosedur yang berlaku. Agar dikemudian hari tidak terjadi hal- hal yang tidak kita inginkan yang nantinya dapat merugikan saudara sendiri dan juga negara," paparnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved