Tak Jadi Besok, Polisi Tunda Periksa Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif Senin Pekan Depan

MABES Polri mengatakan pemeriksaan terhadap Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif bakal diundur.

Tak Jadi Besok, Polisi Tunda Periksa Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif Senin Pekan Depan
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif seusai diperiksa di Mapolresta Solo, Kamis (7/2/2019). 

MABES Polri mengatakan pemeriksaan terhadap Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif bakal diundur.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pemeriksaan yang seharusnya dilakukan pada Rabu (13/2/2019) besok, diminta diundur menjadi Senin (18/2/2019), oleh pengacara yang bersangkutan.

"Info terakhir yang kami dapat pemeriksaan pada Hari Rabu nanti minta dilakukan pada Senin. Hari Senin nanti akan dimintai keterangan di Polda Jateng," ujar Dedi Prasetyo, di Gedung PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/2/2019).

Jokowi Ungkap Kaesang Pangarep Kini Mulai Merambah ke Bisnis Ikan Lele

Ia menegaskan, pihaknya bergerak sesuai fakta hukum dan tidak tebang pilih dalam penetapan Slamet Maarif selaku tersangka dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal.

Selain itu, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah tersebut mengatakan, proses hukum Slamet Maarif dilakukan mengacu pada laporan Bawaslu. Dalam laporan itu, Slamet Maarif dinilai melakukan sejumlah pelanggaran pemilu oleh Bawaslu.

"Polisi dalam hal ini selalu bergerak seusai fakta hukum. Kita tidak mengandai-andai suatu peristiwa pidana. Suatu pidana selalu berangkat dari suatu fakta hukum yang dilaporkan dalam hal ini Bawaslu melaporkan. Artinya, dilengkapi fakta karena ranahnya pemilu Bawaslu dalam hal ini jadi leading sector," kata jenderal bintang satu ini.

"Bawaslu memberikan rekomendasi bahwa yang bersangkutan melanggar jadwal kampanye, kemudian materi kampanye. Kemudian Bawaslu telah melakukan assessment, analisa terhadap bentuk pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Ketua PA 212 di Surakarta itu ya," paparnya. (Vincentius Jyestha)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved