Minim Pengawasan Orang Tua dan Kurang Kegiatan Positif Penyebab Marak Tawuran di Kota Bekasi

Tawuran yang marak terjadi di Kota Bekasi disebabkan karena orang tua minim melakukan pengawasan terhadap pergaulan anak-anaknya.

Minim Pengawasan Orang Tua dan Kurang Kegiatan Positif Penyebab Marak Tawuran di Kota Bekasi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana (kedua dari kanan) saat menunjukkan celurit yang digunakan para pelajar saat tawuran di Kota Bekasi. 

WARTA KOTA, BEKASI --- Kota Bekasi marak terjadi tawuran. Mereka yang terlibat dalam tawuran itu masih usia sekolah atau di bawah 17 tahun.

Belum lama ini, aksi tawuran antar remaja di bawah umur terjadi di Jembatan Rawa Bambu, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Minggu, 10 Februari 2019, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Akibat tawuran itu, satu orang tewas akibat luka bacokan.

Menurut pemerhati anak Kota Bekasi, Ruri Arif Rianto, tawuran yang dilakukan anak di bawah umur ini disebabkan karena  minim pengawasan dari orangtua.

Selain itu, tawuran remaja itu diakibatkan salah pergaulan di lingkungan.

"Tawuran itu kan banyak faktor ya, faktor lingkungan, faktor keluarga, tapi yang utama itu faktor keluarga. Kasus yang saya amati anak-anak ini kurang pengawasan orangtua," katanya saat dihubungi Warta Kota, Selasa (12/2/2019).

Tawuran Dipicu Saling Tantang di Medsos Makin Marak, Polisi Gencarkan Patroli Siber

Ruri menjelaskan, kurang pengawasan orang tua terhadap anaknya yang kerap keluar malam atau pulang pagi menjelang subuh.

"Kalau pulang malam orang tua engga kontrol dan enggak dicariin, sehingga mereka merasa bebas dan jadi terbiasa," ucapnya.

Namun, kata Ruri, selain faktor keluarga, faktor lainnya seperti lingkungan dan sekolah juga harus berperan.

"Jadi memang masalah ini menjadi tanggungjawab kita bersama. Warga jangan membiarkan anak-anak yang nongkrong kumpul bergerombolan tegur dan bubarkan," ujar Ruri yang pernah menjadi Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bidang Hukum Kota Bekasi.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved