Breaking News:

Karni Ilyas Akhirnya Jelaskan Kenapa Acara ILC Tv One Bahas Hukum Tajam Sebelah Terlambat Tayang

Karni Ilyas akhirnya menjawab kenapa acara TV One bahas hukum tajam sebelah terlambat disiarkan sampai 30 menit.

Editor: Suprapto
twitter @ILCtv1
ILC Tv One berjudul 'Potret Hukum Indonesia 2019: Benarkah Tajam Sebelah?' 

Karni Ilyas akhirnya menjawab kenapa acara TV One bahas hukum tajam sebelah terlambat disiarkan sampai 30 menit. Nama Rocky Gerung salah satu yang disebut dan ditunggu kehadirannya di acaa ILC. 

Acara talkshow secara langsung, Indonesia Lawyer Club (ILC) malam ini tayang molor dari jadwal biasanya.

Acara ILC yang dibawakan oleh Pempred Tv One, Karni Ilyas, biasanya tayang pukul 20:00 WIB.

Tetapi, Selasa (12/2/2019) malam ini acara ini hingga pukul 20:30 belum tayang juga.

Acara ILC malam ini dengan tema Potret Hukum Indonesia 2019: Benarkah Tajam Sebelah?

Wartakotalive.com sudah menghubungi Karni Ilyas melalui pesan singkat whatsapp.

Merasa Dihabisi Lewat Tayangan Foto, Andi Arief Bakal Bikin Perhitungan kepada Karni Ilyas

LIVE STREAMING ILC TV One, Sedang Berlangsung, Potret Hukum Indonesia 2019: Benarkah Tajam Sebelah?

Mahfud MD Jelaskan Duduk Perkara Pembebasan Abu Bakar Baasyir Sampai Rocky Gerung Diam di ILC

Penjelasan Karni Ilyas Terkait Isu Dipanggil Istana Presiden Jokowi Usai Tv One Live Reuni Akbar 212

Tetapi, Karni Ilyas belum memberikan jawaban.

Wartakotalive.com kemudian menghubungi Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia Ilham Bintang yang merupakan teman dekat Karni Ilyas.

Ilham Bintang mengaku banyak mendapat pertanyaan seputar acara ILC yang mundur dari jadwal biasanya.

Ilham Bintang yang saat ini sedang berada di Kualalumpur, Malaysia, kemudian menghubungi produser ILC.

Andriy, produser ILC, kepada Ilham Bintang mengatakan bahwa acara malam ini tetap tayang.

"Masih persiapan Bang. Ada kendala teknis," ujar Andriy kepada Ilham Bintang.

Juventus Siapkan Dana untuk Datangkan Mohamed Salah

Gelar Festival Durian, Pemprov Banten Bagikan 2.000 Durian Gratis

Sebelumnya, Karni Ilyas melalui twitter menginformasikan: Dear Pencinta ILC, diskusi kita pada Edisi Ulang Tahun tvOne, Selasa besok berjudul "Potret Hukum Indonesia 2019: Benarkah Tajam Sebelah?" Selamat menyaksikan. #ILCPotretHukumIndonesia

Pempred Tv One Karni Ilyas saat memberikan pengantar diacara ILC malam ini mengatakan, di bidang politik hukum tajam sebelah.

"Kalau pisau, memang tajam sebelah. Kalau sangkur atau pedang, kiri kanan memang harus tajam. Bagaimana protet hukum kita, kita dengar pendapatan hukum pidana ini Prof Andi Hamzah," ujar Karni Ilyas saat membuka acara.

Pendiri Gerindra Terang-terangan Membelot Dukung Jokowi, Rupanya Ini Alasannya

Karni Ilyas Jelaskan Kenapa Acara ILC Tv One Terlambat Disiarkan

Usai break sesi pertama ILC, Karni Ilyas kemudian menjelaskan kenapa acara ILC Tv One terlambat disiarkan.

Menurut Karni Ilyas, acara ILC Tv One terlambat karena banyak nara sumber yang terlambat hadir.

Salah satu nara sumber yang terlambat hadir di acara ILC Tv One Selasa (12/2/2019) malam adalah Rocky Gerung, pengamat politik dan mantan dosen filsafat Universitas Indonesia.

"Saya minta maaf terlambat karena banyak dari nara sumber datang terlambat dan bahkan masih tunggu beberapa nara sumber yang masih terlambat," ujar Karni Ilyas.

Ketika ada salah satu nara sumber yang menyebut kenapa Rocky Gerung tidak hadir, Karni Ilyas mengatakan, Rocky Gerung akan hadir, tetapi terlambat.

 Ahmad Dhani Tidak Bisa Ditahan

Sementara itu, pakar hukum pidana Prof Andi Hamzah mengatakan, jika ancaman hukuman terhadap Ahmad Dhani Prasetyo di bawah 5 tahun, maka tidak bisa ditahan.

"Kalau ancaman hukuman 4 tahun, itu Dhani tidak boleh ditahan. Karena itu kan di bawah 5 tahun. Setahu saya ancamannya masih 6 tahun," ujar Andi Hamzah.

Andi Hamzah menjawab pertanyaan Karni Ilyas yang mengatakan bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) sudah membatalkan ancaman hukuman dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dari 6 tahun menjadi 4 tahun.

Dalam kesempatan itu, Andi Hamzah juga menyoroti tindakan hukum terhadap politisi Partai Demokrat Angelina Sondakh.

"Angelina Sondakh rajin mengaji dan hapal Quran kenapa tidak diberi remisi. Kalau di negara maju pasti sudah dikasih remisi," ujarnya.

Menurut Andi Hamzah, potret hukum kita saat ini buruk sekali. "Buruk sekali. Luar biasa buruknya," ujarnya.

Dia menambahkan, "Saya alami jaksa zaman orla, orba, sekarang paling buruk. Saya tidak mengerti apa penyebabnya.  Dulu hakim dan jaksa jarang sarjana hukum. Sekarang semua sudah sarjana hukum, tetapi kenapa jadi begini." 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved