Kaget Harga Tiket Pesawat Melonjak karena Avtur Mahal, Jokowi Berikan Ancaman Ini kepada Pertamina

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengaku kaget dengan harga tiket maskapai penerbangan nasional yang mengalami kenaikan signifikan.

Kaget Harga Tiket Pesawat Melonjak karena Avtur Mahal, Jokowi Berikan Ancaman Ini kepada Pertamina
ist
Acara Deklarasi Alumni 356 SMA Se-Jakarta mendukung pasangan calon presiden Jokowi – KH Ma’ruf Amin di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (10/2/2019), . 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengaku kaget dengan harga tiket maskapai penerbangan nasional yang mengalami kenaikan signifikan.

Hal tersebut disampaikan Jokowi setelah mendapatkan keluhan dari Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani, terkait mahalnya harga tiket pesawat dalam acara Gala Dinner 50 Tahun PHRI di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (11/2/2019).

"Berkaitan dengan harga tiket pesawat, saya terus terang kaget," ujar Jokowi.

Dua WNI Dimutilasi di Malaysia, Ini Lima Faktanya

Mahalnya harga tiket maskapai nasional seperti Garuda Indonesia, karena harga avtur yang dijual Pertamina lebih mahal dari harga internasional.

Melihat kondisi tersebut, Jokowi akan memanggil Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati untuk meminta kejelasan terkait harga avtur, di mana saat ini terjadi tindakan monopoli.

"Karena monopoli, harga jadi tidak kompetitif, bandingkan harga avtur di situ dengan yang di dekat-dekat lain, terpaut kurang lebih 30-an persen," kata Jokowi.

Era 90-an Penuh Kenangan Bagi Ridwan Kamil, Mulai dari Diputusin Pacar Pertama Sampai Ditinggal Ayah

Selisih harga avtur di dalam negeri dan internasional yang terpaut jauh, kata Jokowi, harus dibenahi agar tercipta daya saing yang sehat, dan akhirnya harga tiket maskapai menjadi kompetitif.

"Kalau ini terus-teruskan (dibiarkan mahal), ya nanti pengaruhnya ke harga tiket pesawat, karena harga avtur itu menyangkut 40 persen dari cost yang ada di tiket pesawat," papar Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyampaikan jika nantinya Pertamina tidak bisa menyesuaikan harga avtur di dalam negeri seperti harga internasional, maka akan diberikan izin perusahaan lain untuk dapat menjual avtur di Indonesia.

"Banyak kalau yang mau (perusahaan jual avtur), ngantre-lah, saya pastikan ngantre," ucap Jokowi. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved