DPRD Sesalkan Pelebaran Trotoar di Jakarta Tanpa Dibarengi dengan Penataan Saluran Air

Langkah tersebut justru disesalkan anggota DPRD DKI Jakarta lantaran tidak dibarengi dengan penataan saluran air.

DPRD Sesalkan Pelebaran Trotoar di Jakarta Tanpa Dibarengi dengan Penataan Saluran Air
Warta Kota/Istimewa
Ilustrasi. Sebanyak 60 petugas Sumber Daya Air (SDA) Kelapa Gading dikerahkan menangani genangan di sejumlah titik di Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

Upaya mendorong masyarakat untuk menggunakan transportasi umum terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lewat revitalisasi dan pelebaran trotoar.

Namun, langkah tersebut justru disesalkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta lantaran tidak dibarengi dengan penataan saluran air Ibu Kota.

Penyesalan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta, Padapotan Sinaga.

Dirinya menyayangkan penataan dan pelebaran trotoar tidak dibarengi dengan perbaikan saluran air yang kondisinya kini memrihatinkan.

Pasalnya, hujan lokal yang mengguyur DKI Jakarta, dalam beberapa hari belakangan, tidak tertampung, terlihat dari banyaknya genangan di sejumlah wilayah Ibu Kota.

Walau begitu, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PPDI) itu meminta agar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memantau langsung penataan trotoar.

"Kami juga meminta agar trotoar yang sudah ditata difungsikan sebagaimana mestinya. Tidak ada lagi pedagang, kendaraan parkir dan sebagainya yang mengokupasi selain pejalan kaki," ungkapnya dihubungi pada Selasa (12/2/2019).

Peningkatan Fungsi Trotoar

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho memaparkan pelebaran trotoar dilakukan serentak di lima wilayah DKI Jakarta,di antaranya kawasan Senen-Kramat Raya-Salemba di Jakarta Pusat; Jatinegara-Matraman-Dewi Sartika di Jakarta Timur; seputaran Tanjung Priukdi Jakarta Utara; Jalan Jembatan Lima di Jakarta Barat dan Jalan Satrio serta kawasan Kemang di Jakarta Selatan.

Berbeda dari tahun sebelumnya, lanjut Hari, penataan trotoar kali ini akan menata utilitas yang semrawut di atas dan dipindahkan seluruhnya ke bawah tanah. Sehingga, trotoar yang sudah ditata tidak akan lagi mengalami pengrusakan apabila terdapat perbaikan utilitas.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved