Rabu, 8 April 2026

Claudy Putri Tertantang Menjadi Tomboy dan Misterius

Berperan di film horor terbarunya, Claudy Putri merasa tertantang untuk jadi cewek tomboy dan misterius.

Penulis: Arie Puji Waluyo |
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Claudy Putri ketika mengunjungi kantor redaksi Warta Kota, Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019) untuk mempromosikan film 'Kain Kafan Hitam' bersama dengan Maxime Bouttier, Haico Van Der Veken, dan Shandy Williams. 

Bintang sinetron dan film Claudy Putri (20) memiliki mimpi sejak terjun ke dunia akting, ia bisa mendapatkan tawaran untuk membintangi genre horor.

Mimpinya pun terwujud dengan Claudy Putri menerima tawaran untuk membintangi peran sebagai Angelin, dalam film karya Maxime Bouttier bersama Yusdhistira Bayuadji bersama rumah produksi Lingkar Film, yang bertajuk Kain Kafdan Hitam.

Karakter Angelin dalam film tersebut, dijelaskan Claudy Putri adalah sosok wanita yang tomboy dan juga misterius, karena menjadi anak indigo.

"Karakter Angelin yang tomboy dan misterius ini tuh berbeda banget sama aku yang feminim dan bawel. Itu yang buat aku jadi tertantang menjadi Angelin," kata Claudy Putri ketika mengunjungi kantor redaksi Warta Kota, Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019) untuk mempromosikan film 'Kain Kafan Hitam' bersama dengan Maxime Bouttier, Haico Van Der Veken, dan Shandy Williams.

Claudy mengaku merasa tertantang untuk menjadi wanita tomboy. Sebab, tomboy disini bukan hanya perilaku, melainkan ada perubahan fisik yang harus dilewati oleh dirinya.

"Kalau aku tuh biasanya feminim lah penampilannya. Tapi disini aku tuh pakai celana jeans, kaos, dan jaket. Kadang ya rambutnya dikuncir atau dicepol gitu," ucapnya.

"Memang sedikit risih karena aku enggak biasa banget digituin penampilannya. Tetapi mau bagaimana lagi," tambahnya.

Kesulitan menjadi wanita tomboy dikarenakan Claudy hanya diberikan waktu selama dua minggu dalam proses reading saja.

Akan tetapi, Claudy yang mengaku sering menyaksikan film layar lebar, membuat dirinya mengingat aktris yang memang memiliki karakter dalam film sama dengan Angelin.

"Pas dapet ini aku inget-inget, kayaknya pernah aku tonton karakter feminim. Aku juga searching di youtube gimana. Ya aku cari referensi banyak sih untuk Angelin ini," ungkapnya.

Lebih lanjut, Claudy menerangkan untuk menggali lebih jauh sisi tomboynya, ia berusaha membuka diri kepada sang sutradara, yakni Maxime Bouttier.

"Karena memang ada acting coachnya juga dan aku sharing sama Maxime, dia maunya gimana nih Angelnie. Ya semoga disenangin karakter aku ini," ujar Claudy Putri.

Film Kain Kafan Hitam menceritakan tentang bagaimana Maxime Bouttier yang didampingi oleh Yudhistira Bayuadji bersama rumah produksi Lingkar Film, membangkitkan ruh dari masa lalu yang tiak tenang, karena menggunakan kain kafan hitam.

Film bergenre horor tersebut, mencoba mengangkat kisah seram dari sebuah rumah tua yang angker dan menakutkan, untuk memacu adrenalin penonton.

Lalu, bagaimana dengan cerita Kain Kafan Hitam?

Rupanya hal tersebut menjadi sebuah benda atau alat dalam tragedi pembunuhan dalam film ini.

Mau tahu jalan ceritanya seperti apa? Saksikan di bioskop Indonesia pada 14 Februari 2019 mendatang.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved