Alasan Maxime Bouttier Mau Jadi Sutradara 'Kain Kafan Hitam'

Bintang film Maxime Bouttier (25) terus mengembangkan dirinya di industri perfilman Indonesia, setelah membintangi film layar lebar sebanyak 20 film.

Alasan Maxime Bouttier Mau Jadi Sutradara 'Kain Kafan Hitam'
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Maxime Bouttier belajar menjadi sutradara di film terbarunya Kain Kafan Hitam. 

Bintang film Maxime Bouttier (25) terus mengembangkan dirinya di industri perfilman Indonesia, setelah membintangi film layar lebar sebanyak 20 film.

Kali ini, Maxime Bouttier keluar dari zona nyamannya dalam berakting, dengan menjadi co-sutradara dalam film yang bertajuk 'Kain Kafan Hitam'. Ia pun ditemani oleh Yudhistira Bayuadji sebagai sutradara.

"Alasan aku mau jadi sutradara jadi gini, aku suka nonton film horor Thailand dan Jepang pas kecil. Aku suka ikut nonton sama papah aku. Ya meski takut, tapi aku lumayan tertarik lah dengan horor," kata Maxime Bouttier ketika mengunjungi kantor redaksi Warta Kota, Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Kedatangan Maxime Bouttier ini untuk mempromosikan film 'Kain Kafan Hitam' bersama dengan Haico Van Der Veken, Claudy Putri, dan Shandy Williams.

Keluarga Aceh Ini Bisa Hemat Rp 32 Juta Pergi Ke Surabaya Via Kuala Lumpur

Maxime Bouttier: Jadi Sutradara Itu Menguras Energi

Warga Kabupaten Tangerang Keluhkan Soal Pembanguna Infrastruktur yang Lambat

"Selain memang lagi tren, film horor bagi aku tuh tantangannya banyak banget. Selain kompetisi dengan film horor lainnya, memang pengambilan gambar film horor sangat menarik buat aku," tambahnya.

Maxime mengaku banyak pembelajaran yang ia raih selama menjadi co-sutradara, yang tentunya belum didapatkannya selama aktif di industri perfilman.

Sebelum menerima tawaran menjadi co-sutradara, Maxime mengaku mencuri ilmu dengan sutradara yang pernah kerjasama dengannya, saat kekasih Prilly Latuconsina itu membintangi film layar lebar.

"Banyak ilmu yang aku pelajarin jadi co-sutradara. Bagaimana beradaptasi dengan waktu yang hanya beberapa bulan saja, tetapi harus bisa membuat karya yang baik dan banyak lah. Itu pengalaman yang aku dapatkan," ucapnya.

VIDEO: Saluran Air di Bumi Perkemahan Cibubur Penuh Sampah dan Tercemar Limbah

Ditugaskan Pemerintah, Asosiasi Jalan Tol Indonesia Akan Evaluasi Tarif Tol Trans Jawa

VIDEO: Begini Perayaan Ulangtahun Ibu Wapres Mufidah Kalla ke 76

Selain itu, pembelajaran berharga yang didapat Maxime adalah bagaimana ia belajar mengedit video, dengan kebutuhan pengambilan gambar yang diperlukan untuk film 'Kain Kafan Hitam'.

"Menariknya itu horor angle kameranya ya. Bagaimana kita mengambil angle gambar yang bagus. Karena horor disitu lah mnenariknya," ujar Maxime Bouttier.

Film Kain Kafan Hitam menceritakan tentang bagaimana Maxime Bouttier yang didampingi oleh Yudhistira Bayuadji, membangkuitkan ruh dari masa lalu yang tiak tenang, karena menggunakan kain kafan hitam.

Film bergenre horor tersebut, mencoba mengangkat kisah seram dari sebuah rumah tua yang angker dan menakutkan, untuk memacu adrenalin penonton.

Lalu, bagaimana dengan cerita Kain Kafan Hitam? Rupanya hal tersebut menjadi sebuah benda atau alat dalam tragedi pembunuhan dalam film ini.

Mau tahu jalan ceritanya seperti apa? Saksikan di bioskop Indonesia pada 14 Februari 2019 mendatang.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved