Pilpres 2019

Ketum PA 212 Tersangka UU Pemilu, Ini Ancaman Hukuman Penjara Slamet Maarif

Ketua Umum PA 212 jadi tersangka dan terancam hukuman 2 tahun. Slamet Maarif dipanggil menghadap polisi Polda Jawa Tengah.

Ketum PA 212 Tersangka UU Pemilu, Ini Ancaman Hukuman Penjara Slamet Maarif
TRIBUNNEWS/REZA DENI
Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif 

"Besok Rabu kami panggil Ustaz Slamet Ma'arif untuk pemeriksaan," katanya.

Mahasiswi Cantik Universitas Padjajaran (Unpad) Raih IPK 4.0 dengan Skripsi #2019GantiPresiden

Kardus Suara KPU Cirebon Hancur Kena Air

Pemilik Warteg Sedang Memasak Diduga Picu Kebakaran Hebat di Tangerang

Ribut menambahkan, penetapan tersangka Slamet Ma'arif tersebut telah melalui tahapan.

Penyidik Polresta Surakarta telah melakukan penanganan kasus dugaan pelanggaran kampanye secara profesional.

"Penyidik sudah menangani secara profesional dan kami akan melakukan penanganan semaksimal mungkin secara profesional dan transparan," ujarnya.

Surat Panggilan Polisi terhadap Slamet Maarif

Surat panggilan polisi kepada Ustaz Slamet Maarif selaku Ketua Persaudaraan Alumni atau (PA) 212 diteken Kasat Reserse Kriminal Polresta Surakarta Kompol Fadli SH tertanggal 9 Februari 2019.

Dalam surat itu disebutkan, Slamet Maarif diperiksa sebagai tersangka kasus tindak pidana Pemilu sebagaimana diatur dalam UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Slamet Maarif diminta menghadap Ipda Supran Yogatama atau Aiptu M Ichwan di Posko Gakumdu Polresta Surakarta pada Rabu, 13 Februari 2019 pukul 10:00 WIB.

Slamet Maarif disangka telah melakukan kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/kota sebagaimana diatur dalam Pasal 521 dan Pasal 492 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Slamet Maarif, dalam surat panggilan itu disebutkan pada 13 Januari 2019 menggelar orasi/ceramah dalam kegiatan Tabligh Akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212 Solo Raya.

Halaman
1234
Editor: Suprapto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved