Anies Baswedan: Kecepatan Kendaraan yang Ditinggikan Bisa Jadi Alat Pemindah Nyawa

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan membuka kegiatan Operasi Lintas Jaya 2019 yang akan berlangsung selama delapan bulan ke depan.

Anies Baswedan: Kecepatan Kendaraan yang Ditinggikan Bisa Jadi Alat Pemindah Nyawa
WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan seusai membuka Operasi Lintas Jaya 2019 di Lapangan IRTI Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019). 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan membuka kegiatan Operasi Lintas Jaya 2019 yang akan berlangsung selama delapan bulan ke depan.

Kegiatan yang rutin diadakan setiap tahun ini melibatkan sekitar 700 personel yang terdiri dari TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Anies Baswedan berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kepatuhan pengendara bermotor dalam berlalu lintas.

Buka Operasi Lintas Jaya 2019, Anies Baswedan: Ketertiban Mengantarkan kepada Keselamatan

Sebab, tahun lalu kepatuhan pengguna jalan sudah meningkat delapan persen, dan kendaraan besar yang melebihi berat standart (overloading) juga mengalami penurunan hingga 18 persen.

"Kita lakukan tiap tahun. Nah, kita berharap di tahun ini peningkatan kepatuhan bisa lebih tinggi lagi. Kalau tahun lalu delapan persen, mudah-mudahan sekarang bisa lebih tinggi lagi. Tadi Dishub menargetkan bisa naik 20 persen, kita harap itu bisa tercapai," ujar Anies Baswedan di Lapangan IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019).

Anies Baswedan juga memaparkan, tingginya risiko kecelakaan di jalan jalan akibat ketidakpatuhan para pengendara bermotor, mulai dari melebihi batas kecepatan, sampai tidak mempedulikan rambu lalu lintas yang ada.

Jokowi: Trisakti Memberikan Kontribusi Besar pada Reformasi

"Kepatuhan itu penting karena mengantarkan kepada keselamatan. Kita ingin semua warga dari rumah ke tempat tujuan dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat," kata Anies Baswedan.

"Ketaatan kita menjadi kunci, apalagi kecepatan. Kendaraan bermotor adalah alat untuk memindahkan badan dari satu tempat ke tempat lainnya. Tapi bila kecepatan yang ditinggikan, ia bisa menjadi alat pemindah nyawa, dari alam dunia ke alam yang lainnya. Karena itu, kecepatan menjadi hal yang harus kita kelola dengan baik," tambah Anies Baswedan.

Anies Baswedan juga mengingatkan kepada petugas untuk menjalankan Operasi Lintas Jaya dengan tegas, disiplin, beradab, manusiawi, dan persuasif.

Maruf Amin Berharap Ada Ulama Jadi Presiden

"Ya karena ini bukan saja menyangkut ketertiban, tapi juga perilaku. Itu harapannya, dan mudah-mudahan operasinya berjalan dengan sukses," harap Anies Baswedan.

Sedangkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan, Operasi Lintas Jaya tak hanya dilakukan di jalan protokol, namun juga di terminal.

"Untuk titik tadi sasarannya ada dua ya, pada lintasan dan juga di terminal-terminal sebagai pusat dari operasi angkutan umum. Menjadi salah satu sasaran kita terkait dengan penertiban calo, kemudian juga tarif maupun kelengkapan administrasi dari penyelenggaraan angkutan umum itu sendiri," jelas Sigit. (*)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved