Ada Ancaman dari KPK Terhadap Gubernur Papua Sebelum Peristiwa Dugaan Penganiayaan di Borobudur

Stefanus Roy Wening mengatakan, Gubernur Papua Luka Enembe mendapat ancaman dari pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ada Ancaman dari KPK Terhadap Gubernur Papua Sebelum Peristiwa Dugaan Penganiayaan di Borobudur
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Pengacara Pemprov Papua, Stefanus Roy Rening, memegang selembar foto, di Mapolda Metro Jaya, Senin (11/2/2019). 

"Mulai hari Rabu, MRP (Majelis Rakyat Papua--Red) datang menemui pimpinan KPK, lalu Jumat Gubernur Papua menemui pimpinan KPK, dan hari Sabtu akhirnya ada gerakan oleh KPK di Hotel Borobudur," katanya lagi.

Pemeriksaan Minta Ditunda karena Ada 20 Saksi dari Pemprov Papua Terkait Penganiayaan Pegawai KPK

Roy Rening meminta pihak terkait menyelidiki masalah tersebut termasuk lembaga etik di KPK.

Menurut Roy, Rabu (30/1/2019), enam orang dari MRP juga diundang ke Kantor KPK di Kuningan untuk koordinasi komitmen pemberantasan korupsi.

"Pada hari Rabu tanggal 30 Januari, enam orang dari Majelis Rakyat Papua bertemu pimpinan KPK di Kantor Kuningan dalam rangka koordinasi, untuk pemberantasan korupsi di Papua," katanya.

MRP adalah satu lembaga di provinsi Papua yang beranggotakan penduduk asli Papua. MRP setara dengan DPRD Papua.

MRP dianggap sebagai lembaga representatif kultural orang asli Papua.

Kemudian, kata Roy Rening, Jumat (1/2/2019) atau sehari sebelum kejadian di Hotel Borobudur, Gubernur Papua Lukas Enembe juga menemui pimpinan KPK di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan

"Gubernur Papua juga datang ke Kantor KPK untuk koordinasi pada Jumat 1 februari 2019. Dipanggil, menghadap dalam komitmen pemberantasan korupsi, bersama seluruh pejabat di Pemprov Papua," ucapnya.

"Lalu kenapa esoknya, Sabtu, mereka mencoba melakukan OTT terhadap Gubernur Papua? Ada masalah apa? Ada tindak pidana apa yang sedang diselidiki?," tuturnya lagi.

Pemprov Papua Bantah Penganiayaan Pegawai KPK, Tunjukkan Bukti Foto

Dia menganggap, ada kejanggalan dalam kasus itu sehingga KPK dinilai menggeser isu ke penganiayaan setelah gagal menangkap tangan Gubernur Papua di Hotel Borobudur.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved