VIDEO: Begini Suasana Kampung Bebas Asap Rokok di Sunter

Kampung Berseri, yang alamat tepatnya berada di RT 13/RW 01, Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

- Di balik polusi udara yang kian memenuhi udara Jakarta, ada sebuah permukiman di sebelah Utara Ibu Kota yang nampak asri.

Permukiman itu lebih populer dengan nama Kampung Berseri, yang alamat tepatnya berada di RT 13/RW 01, Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Sabtu (9/1/2019) ini, TribunJakarta.com mencoba menyambangi permukiman yang dipenuhi sekitar 60 rumah itu.

Ada tiga akses berupa gang kecil untuk masuk ke Kampung Berseri, yakni akses yang berbatasan dengan RT 14, RT 5, dan RT 11.

Ada yang menarik ketika memasuki akses ke Kampung Berseri lewat gang kecil di seberang RT 14. Di sana, terdapat spanduk yang berbunyi larangan merokok bagi warga RT 13/RW 01 Sunter Jaya.

Ternyata, dari 24 RT yang ada di kawasan RW 01 Sunter Jaya, kawasan RT 13 menjadi satu-satunya yang dipasangi larangan bebas merokok.

"Kebetulan kita memang sedang ikut lomba Lingkungan Bersih dan Sehat. Makanya termasuk salah satunya kita ingin kawasan RW 01 bebas dari asap rokok, ini baru di RT 13," kata Ketua RW 01, Sukartono saat ditemui

Sukartono mengatakan, menjadikan RT 13 menjadi kawasan bebas rokok di Kampung Berseri RW 01 merupakan inisiatif dari warga setempat.

Sebelumnya, pada tahun 2014, permukiman itu sudah sempat dijadikan kawasan bebas rokok. Kondisi lingkungan yang minim asap rokok pun berlangsung selama 1,5 tahun.

Menurut Sukartono, warga RT 13 banyak yang kembali merokok saat program sudah berjalan selama itu, sehingga kawasan bebas rokok kembali diangkat menjadi keunikan tersendiri dari RT 13/RW 01 Sunter Jaya.

Imbauan untuk tidak merokok di RT 13 pun sudah digalakkan sejak Desember 2018 lalu.

"Inshaallah kita akan teruskan dan kita coba di RT lainnya. Di RT 13 ini 90 persen sudah berhasil, nanti kita akan merambah ke satu RW," kata Sukartono.

Warga RT 13, Suranto mengaku dengan adanya program kawasan bebas rokok, dirinya merasakan perubahan. Menurut Suranto, belakangan sudah banyak warga yang sadar untuk tidak merokok di permukiman itu.

"Ya kesadaran warga meningkat ya. Mudah-mudahan ke depannya makin tertib. Alhamdulillah ada perubahan ya, jadi setiap warga yang mau merokok pindah dulu ke RT lain," kata Suranto.

Saat berkeliling siang sampai sore ini, memang tak terlihat ada warga yang merokok di permukiman itu. Permukiman itu pun tampak asri dengan banyaknya tanaman yang diletakkan di setiap gang.

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved