Breaking News:

DBD Mulai Makan Korban, Balita di Rawa Buaya Meninggal Meski Sempat Sembuh Setelah Minum Obat Warung

ALIFA Sofiani (4) meninggal dunia akibat terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Jumat (8/2/2019) kemarin.

WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Rumah orang tua Alifa Sofiani di Jalan Pulo Nangka RT 08/RW 02, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (9/2/2019). Alifa Sofiani meninggal karena diserang DBD. 

ALIFA Sofiani (4) meninggal dunia akibat terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Jumat (8/2/2019) kemarin.

Alifa sempat menjalani perawatan di RS Cinta Kasih Tzu Chi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Ayah Alifa, Sarjono (51) mengatakan, putrinya itu menunjukkan gejala sakit pada Selasa (5/2/2019) lalu. Ketika itu, anak ketiga dari tiga bersaudara tersebut mengalami panas meski tidak terlalu tinggi.

ALIFA Sofiani (4) meninggal dunia akibat terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Jumat (8/2/2019) kemarin.
ALIFA Sofiani (4) meninggal dunia akibat terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada Jumat (8/2/2019) kemarin. (ISTIMEWA)

“Tapi pas minum obat warung, udah langsung sembuh,” katanya saat berada di rumahnya di Jalan Pulo Nangka RT 08/RW 02, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (9/2/2019).

Namun kondisi berbeda terjadi keesokan harinya hingga Kamis (7/2/2019), di mana tubuh Alifa justru terasa dingin. Pada sore harinya, Sarjono lalu membawa Alifa ke klinik 24 jam untuk diperiksa.

“Pas malamnya, jam 2 pagi, dingin banget badannya. Enggak sampai menggigil sih, tapi dingin banget lah,” ungkap Sarjono.

Maruf Amin: Pilpres 2019 Perang Ideologi Antara Kelompok Moderat dan Radikal

Melihat hal itu, Sarjono bersama istrinya, Marsini (47) lalu berinisiatif membawa Alifa RS Cinta Kasih Tzu Chi. Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil, Alifa meninggal dunia pada sore hari.

“Masuk rumah sakit itu Jumat (8/2/2019) subuh, sempat mendapat penanganan dulu, pemeriksaan lab juga, tapi sorenya enggak tertolong lagi,” tuturnya.

Ketika itu dokter yang menangani menyatakan bahwa Alifa terserang penyakit DBD. Hal itu semakin dipertegas dengan hasil pemeriksaan di mana jumlah trombosit Alifa jauh di bawah normal.

Fadli Zon Senang Jokowi Terus Serang Prabowo, Katanya Sudah Desperate dan Pertanda Kekalahan

“Hasil lab terakhir, kan tiga kali pemeriksaan, jumlah trombositnya cuma 5.000,” ungkap Sarjono sembari memperlihatkan kertas hasil laboratorium.

Alifa selanjutnya dimakamkan di TPU Wakaf Komaan Rawa Buaya, Jalan Cempaka Raya Ujung, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved