Modus Antarkan Pulang ke Rumah, Ibu Rumah Tangga Ini Malah Dirudapaksa 7 Remaja

Ketujuh pelaku melakukan rudapaksa terhadap korban yang merupakan seorang ibu rumah tangga.

Modus Antarkan Pulang ke Rumah, Ibu Rumah Tangga Ini Malah Dirudapaksa 7 Remaja
istimewa
Ilustrasi 

Ibu rumah tangga di Sulawesi Selatan dirudapaksa 7 remaja

Ketujuh pelaku melakukan rudapaksa terhadap korban yang merupakan seorang ibu rumah tangga.

Ibu rumah tangga yang menjadin korban rudapaksa terhadap 7 pelaku masih berusia belasan tahun itu yakni di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Ketujuh pelaku pun akhirnya ditangkap tanpa perlawanan oleh tim gabungan Kepolisian Polres Takalar. 

Para pelaku ini masih berusia belasan tahun bahkan dua di antaranya berusia 16 tahun atau di bawah umur.

Aksi ini berawal saat korban seorang ibu rumah tangga berusia 20 tahun akan pulang ke rumahnya di Kelurahan Bontokadatto, Kecamatan Polsel, Kabupaten Takalar. 

TNI Peragakan Cara Halau Massa Ricuh di Kantor KPU

Memilih Pemimpin Wajib Hukumnya dalam Islam, Maruf Amin Minta Masyarakat Jangan Golput

Indonesia Hadapi Thailand untuk Pertahankan Tempat di Grup 1

Tiba-tiba salah satu pelaku menawarkan diri untuk mengantar korban pulang.

Namun pelaku tidak mengantarakan korban sampai ke rumah.

Namun korban malah dibawa ke salah satu rumah pelaku, sehingga aksi tak senonoh itu pun dilakukan secara bergilir oleh 7 pelaku bejat tersebut.

Selain menangkap para tersangka, aparat kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya 2 unit sepeda motor, dan pakaian korban serta 2 lembar selimut. 

Untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya para tersangka akhirnya dijerat pasal 285 KUHP tentang persetubuhan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Sempat Mengancam

Dilansir Kompas TV, Kapolres Takalar, AKBP Ghani Alamsyah Hatta membenarkan hal tersebut.

"Ya para tersangka melakukan hubungan badan (ke korban) layaknya suami istri, karena dari hasil pemeriksaan mereka (para tersangka) menyampaikan dilakukan penyekapan dan mengancam agar korban tidak berteriak dan meminta tolong," kata Ghani.

Penulis: Panji Baskhara
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved