Gara-gara Permintaan Durian Meningkat Pesat, Hutan Lindung di Malaysia Dideforestasi

Diketahui melonjaknnya permintaan buah durian di Tiongkok diketahui turut meningkatnya aktivitas deforestasi atau penebangan hutan lindung di Malaysia

Penulis: Panji Baskhara | Editor: Panji Baskhara
istimewa
Warga membeli durian beku di warung durian Little Fruit Captain di Beijing. (PHOTO: AGENCE FRANCE-PRESSE) 

Bahkan pelanggannya jauh lebih menyukai Durian Malaysia dibanding dari eksportir saingan, seperti Thailand.

Wang Tao mengimpor durian Malaysia beku dan menjualnya dalam wadah plastik atau dalam bentuk lain seperti makanan penutup dan didalamnya terdapat es krim atau digoreng sebagai keripik.

Pelanggannya juga selalu mendapat informasi terbaru tentang stok toko melalui aplikasi pesan WeChat.

Pemandangan Kurang Elok Saat Truk Bongkar Muat Sampah Dekat RPTRA Taman Kebagusan

Wakil Wali Kota Bekasi Minta Warga Rajut Kebersamaan Meski Beda Pilihan

"Saya pertama kali mencoba durian saat masih anak-anak dan merasakannya," kata mahasiswa universitas Liu Zelun, yang mengunjungi toko tersebut.

"Durian Thailand memiliki rasa yang lebih kuat sebenarnya dan setelahnya cenderung mual. Tetapi bukan yang saya beli dari sini," jelasnya.

Diketahui, durian Musang King terpopuler dan termahal lantaran dagingnya yang tebal dan dikemas di kemasan yang berkualitas dengan warna keemasan ala durian.

Satu buah Musang King dijual di kios Beijing seharga 800 yuan 160 dollar atau jika dirupiahkan jadi sekitar Rp 2 Juta dan kali ini jauh lebih mahal daripada di Malaysia.

"Pelanggan kami tidak peduli dengan harga. Mereka hanya menginginkan yang terbaik," kata Wang.

Kehadiran durian bahkan menurunkan peminat dan harga minyak kelapa sawit ekspor utama Malaysia, sabun hingga margarin.

Sepeninggal Sandiaga Uno, Gerindra Mengaku Belum Temukan Cawagub DKI Ideal

Pekan Depan, Polisi Panggil Terduga Pelaku Penganiayaan Penyelidik KPK

Hal itu terjadi lantaran petani beralir untuk membuka perkebunan durian.

Pemerintah telah mendukung ekspansi industri, berharap untuk menguangkan permintaan yang tumbuh dari ekonomi terbesar kedua di dunia.

Nilai pengiriman durian dari Malaysia ke Cina dalam delapan bulan pertama tahun lalu mencapai RM 7,4 juta atau $ 2,5 juta, dan jika di rupiahkan menjadi Rp 34 Triliun.

Lebih dari dua kali lipat nilai pada periode yang sama tahun 2017, menurut kementerian pertanian di Kuala Lumpur.

Pihak pemerintahan Malaysia berharap bisa tercapai pada bulan Agustus untuk bisa membuka jalan bagi ekspor seluruh durian beku ke China.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved