Enam Orang Dicokok Polisi Usai Ancam Petugas Dishub Diduga karena Pengaruh Miras

Setelah ditelusuri, enam orang tersebut melakukan pengacaman, usai melakukan pesta miras.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Joko Supriyanto
Polsek Kembangan Jakarta Barat mengamankan sejumlah enam orang yang terlibat pengancaman ke petugas Dishub Jakarta Barat, Jumat (8/2/2019). 

Lima orang pria dan satu wanita diamankan Polsek Kembangan Jakarta Barat, usai menimbulkan aksi pengacaman kepada petugas Sudin Perhubungan Jakarta Barat yang tengah melaksanakan tugasnya.

Setelah ditelusuri, enam orang tersebut melakukan pengacaman, usai melakukan pesta miras.

Ada pun enam orang tersebut berinisial AP, BK, DR, A, FN, dan YP yang ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolsek Kembangan, Kompol Joko Handoko mengatakan peristiwa tersebut terjadi ketika petugas Dishub Andri Nugroho (28) tengah menjalankan tugas di TL Joglo, Kembangan. Ketika itu Andri melihat terjadi keributan antar pengendara hingga menyebabkan kemacetan.

"Jadi, ada dua motor yang menyerobot lampu merah, setelah itu, melakuan penyetopan sebuah kendaraan dan berteriak-teriak tidak jelas, hingga menyebabkan kemacetan, setelah itu petugas datang dan menegur untuk segera berjalan," kata Kompol Joko, Jumat (8/2/2019).

Setelah kedua orang tersebut pergi, tak berselang lama, keduanya datang kembali bersama empat rekannya.

Di saat itulah terjadi percekcokan antara pelaku dan petugas dishub.

Mereka mengaku, tak terima atas teguran yang telah diberikan petugas.

"Akhirny,  pelaku ini kembali lagi, dan berkata 'kenapa lo, songong lo, gue anak joglo. Jangan macam-macam, gue matiin, sambil menunjuk-nunjuk muka korban," ujarnya.

Setelah mendapatkan perlakuan tersebut, korban pun melaporkan insiden tersebut ke Polsek Kembangan, selanjutnya dilakukan tindak lanjut, dan memeriksa saksi-saksi.

Hingga akhirnya enam orang berhasil diamankan dam satu ditetepkan sebagai tersangka.

"Pelaku utama ini YP alias ambon dia yang melakukan pengancaman kepada petugas, dan kelima ini mengikuti, mereka satu group," ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksan rupanya keenam orang mengakui jika telah meminum-minuman keras sebelum tindakan tersebut dilakukan. Bahkan keenam orang yang diamankan ini juga terbukti positif ganja.

"Rupanya mereka ini sebelumnya meminum minuman keras terlebih dahulu, karena efek tersebut membuat yang bersangkut bersikap arogan, setelah diperiksa lagi keenamnya juga positif ganja dan nanti akan kami lakukan rehabilitasi mereka," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved