Tanggul Dermaga Kali Adem Bikin Akses Warga dan Penumpang Terbatas

Keberadaan tanggul di Dermaga Kali Adem membuat akses warga dan penumpang terbatas.

Tanggul Dermaga Kali Adem Bikin Akses Warga dan Penumpang Terbatas
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Wakil Bupati Kepulauan Seribu Junaedi saat meninjau Dermaga Kali Adem, Penjaringan, Jakarta Utara. 

Tanggul Dermaga Kali Adem membuat biaya angkut barang naik dua kali lipat.

WARTA KOTA, PENJARINGAN--- Keberadaan tanggul di Pelabuhan Muara Angke atau lebih dikenal Dermaga Kali Adem, Penjaringan, Jakarta Utara, membuat akses warga dan penumpang terbatas.

Biaya angkut barang pun meningkat seiring sulitnya akses yang dilalui.

Pantauan di lokasi, tanggul yang dibangun setinggi empat meter itu membatasi antara dermaga dan tempat kedatangan penumpang.

Tsunami Selat Sunda, Wisatawan dari Kali Adem Menuju Pulau Seribu Menurun

Hanya ada akses jalan berupa tangga yang pada bagian tengahnya dilengkapi dengan bidang miring.

Namun akses jalan tersebut justru membuat warga dan pengunjung kesulitan saat melintas.

Pasalnya posisi tangga cukup tinggi sehingga tidak menunjang warga ketika mengangkut barang yang otomatis mendongkrak biaya angkut.

Akhirnya, Kapal Tradisional Pulau Tidung-Kali Adem Beroperasi

Seorang pemasok barang, H Jalil, mengatakan, keberadaan tangga itu membuatnya tidak bisa leluasa mengangkut barang ke dalam kapal.

Dampaknya biaya angkut meningkat dua kali lipat.

"Tadinya misalnya Rp 1.000 jadi Rp 2.000, naik jadi dua kali lipat. Biasanya bongkar di sini (dekat kapal) jadinya di sana. Terpaksa menggunakan jalanan akses warga," kata Jalil, Kamis (7/2/2019).

Meski biaya angkut meningkat, Jalil mengaku tidak sampai ikut menaikkan harga barang yang dipasok untuk warga Kepulauan Seribu.

15 Prediksi Bill Gates Terbukti soal Teknologi Internet

Hanya saja keuntungan yang diperoleh tidak lagi sebanyak dulu.

"Kalau harganya sih nggak naik, tapi keuntungannya jadi sedikit. Ini kami juga sudah sampaikan lewat orang pulau, katanya sih aksesnya mau diperbaiki," kata pemasok air mineral itu.

Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, tidak menampik adanya keluhan dari warga pulau yang kesulitan saat berbelanja kebutuhan pokok di darat karena terkendala akses jalan di Dermaga Kali Adem.

"Kondisi yang ada bahwa tanggul ini begitu tinggi sehingga ketika membeli bahan pokok harus menggunakan tenaga lain, tenaga dorong atau kuli angkut," kata junaedi saat meninjau lokasi.

Kalori Bisa Terbakar Ketika Tidur, Ada Cara Menghitungnya

Pasalnya akibat kendala itu, membuat biaya angkut menjadi meningkat drastis.

Junaedi pun berjanji pihaknya akan mencari solusi untuk mengatasi permasalahan yang dirasakan warga tersebut.

"Bervariatif (kenaikan biaya angkutnya), ada yang menyampaikan Rp 50.000, ada yang menyampaikan kalau barangnya enteng Rp 30.000, nggak semua sama. Ini harus secepatnya dieksekusi," katanya.

Ketua RT Kaget Akibat Sebuah Peristiwa di Rumah Bripda Puput Nastiti Devi Pada Malam Hari

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved