Rata-rata Ada 150 Pengendara Terobos Jalur Busway di Depan Stasiun Jatinegara

SATLANTAS Polda Metro Jaya membentuk Satgas Sterilisasi Busway dan Lawan Arah, sejak 31 Januari 2019.

Rata-rata Ada 150 Pengendara Terobos Jalur Busway di Depan Stasiun Jatinegara
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Satgas Sterilisasi Busway dan Lawan Arah yang dibentuk Satlantas Polda Metro Jaya, menindak pelanggar di depan Stasiun Jatinegara, Kamis (7/2/2019). 

SATLANTAS Polda Metro Jaya membentuk Satgas Sterilisasi Busway dan Lawan Arah, sejak 31 Januari 2019.

Satgas dibentuk guna mengurangi pengendara roda dua dan empat yang menerobos jalur busway.

Di wilayah Jakarta Timur, ternyata masih banyak pengendara yang menerobos, meski polisi sudah melakukan penjagaan, khususnya di daerah yang rawan terjadinya pelanggaran, seperti di depan Stasiun Jatinegara.

Polisi Pastikan Kasus Rocky Gerung Masih Berlanjut

Pantauan Warta Kota, tim satgas melakukan penjagaan di Stasiun Jatinegara sejak pukul 07.00-09.00 WIB. Mereka terlihat menghentikan sejumlah pengendara yang menerobos jalur busway, baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

Sejumlah pengendara yang terlanjur memasuki jalur busway pun tak berdaya ketika petugas melakukan penindakan. Namunn ada beberapa pengendara sepeda motor yang kemudian nekat putar balik menghindari petugas.

Bahkan, sempat ada pengendara sepeda motor yang nyaris tertabrak Bus Transjakarta, akibat nekat melawan arus untuk menghindari petugas kepolisian.

Pengemis Seakan Kebal Perda Ketertiban Umum Saat Tahun Baru Imlek

Katim Satgas Sterilisasi Busway Aiptu Tarwono mengatakan, selain di depan Stasiun Jatinegara, ada beberapa lokasi lain yang menjadi titik fokus pengoperasian, yaitu di sepanjang Jalan Otista Raya, DI Panjaitan, sepanjang jalur busway di depan Stasiun Jatinegara, Jalan Raya Kalimalang, dan daerah Pondok Kopi.

"Untuk Satgas sendiri ada di sepanjang Jalan Otista, sepanjang Stasiun Jatinegara, sepanjang DI Panjaitan, Kalimalang, dan Pondok Kopi. Setiap hari kami muter terus ke lokasi rawan," ucap Tarwono, Kamis (7/2/2019).

Tak hanya melakukan penilangan terhadap penerobos jalur busway dan pelawan arah, Satgas ini juga menindak sejumlah pelanggaran kasat mata yang acap kali terjadi.

Fadli Zon Bertanya, Apakah Jika Panggil Jokowi Cak Jancuk Kena Pasal Ujaran Kebencian?

"Pelanggaran kasat mata, seperti parkir di bawah rambu larangan parkir dan berhenti juga kami tindak," ujarnya saat ditemui di depan Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur.

Kata Tarwono, hari ini pihak kepolisian menilang 85 pengendara yang menerobos jalur busway di depan Stasiun Jatinegara. Jumlah itu masih akan terus bertambah hingga sore sampai malam hari. Rata-rata, ada sekira 150 pengendara yang melakukan pelanggaran.

"Untuk hari ini alhamdulillah 85 pelanggar, kalau kemarin kurang lebih 165 pengendara. Alhamdulillah menurun hampir 50 persen," ucap Tarwono.

Ia berharap masyarakat semakin sadar akan keselamatan berkendara guna meminimalisir kecelakaan. (*)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved