News

Polisi Dalami Pemasok Obat Daftar G ke 7 Toko Kosmetik

Dari ke 7 toko obat dan toko kosmetik tersebut, polisi menyita barang bukti obat daftar G sebanyak 13.003 butir dari lima jenis atau merk obat daftar.

Polisi Dalami Pemasok Obat Daftar G ke 7 Toko Kosmetik
Warta Kota
Subdit I Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggerebek 7 toko obat dan kosmetik di Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Bekasi, karena diketahui menjual dan mengedarkan obat daftar G tanpa izin dan tanpa harus menggunakan resep dokter. 

Semanggi, Warta Kota. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menuturkan pihaknya masih mendalami pemasok ribuan obat daftar G ke 7 toko kosmetik di Jakarta dan Bekasi, yang digrebek Subdit I Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, pada Januari 2019.

Subdit I Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggerebek 7 toko obat dan kosmetik di Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Bekasi, karena diketahui menjual dan mengedarkan obat daftar G tanpa izin dan tanpa harus menggunakan resep dokter.
Subdit I Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggerebek 7 toko obat dan kosmetik di Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Bekasi, karena diketahui menjual dan mengedarkan obat daftar G tanpa izin dan tanpa harus menggunakan resep dokter. (Warta Kota)

"Untuk sementara dari keterangan 7 pemilik toko kosmetik yang sudah kami tetapkan tersangka, mereka mengaku mendapat ribuan obat daftar G dari sales yang datang ke toko mereka selama setahun ini," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/2/2019).

Namun saat didalami siapa sales yang menjual obat daftar G itu ke toko mereka, kata Argo, para pemilik toko mengaku tidak mengenal secara pasti.

"Alasan mereka cukup banyak sales yang datang ke toko mereka dan menawarkan obat daftar G. Meski begitu ini akan terus kami dalami," kata Argo.

Seperti diketahui Subdit I Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggerebek 7 toko obat dan kosmetik di Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Bekasi, karena diketahui menjual dan mengedarkan obat daftar G tanpa izin dan tanpa harus menggunakan resep dokter.

Penggerebekan dilakukan selama bulan Januari 2019 dan berhasil mengamankan 7 pemilik serta pengelola dari 7 toko obat dan kosmetik itu.

Dari ke 7 toko obat dan toko kosmetik tersebut, polisi menyita barang bukti obat daftar G sebanyak 13.003 butir dari lima jenis atau merk obat daftar G.

Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Sutarmo menjelaskan bahwa dari hasil penyelidikan diketahui bahwa para pelaku atau pemilik toko kosmetik dan obat ini, menyasar pelajar dan remaja sebagai konsumen dalam menjual obat daftar G mereka secara bebas dan tanpa resep dokter.

"Konsumen yang mereka sasar adalah pelajar SMP, pelajar SMA, remaja dan anak-anak muda. Harga obat daftar G ini dijual cukup murah mulai Rp 10 Ribu sampai Rp 20 Ribu perpaket yang rata-rata berisi 5 butir," kata Sutarmo dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/2/2019).

Menurut Sutarmo pihaknya tidak akan berhenti melakukan penindakan terhadap 7 toko kosmetik dan obat ini saja. "Sebab disinyalir ini terjadi hampir di semua wilayah di Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Depok. Jadi akan kami tindak juga di tempat lainnya," kata dia.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved