Pilpres 2019

Kubu Jokowi Nilai Puisi Doa yang Ditukar Karya Fadli Zon Bikin Warga NU Menjauhi Pasangan 02

Arsul Sani menjelaskan, kerugian itu karena puisi Fadli Zon bertentangan dengan kultur dan kekhasan NU.

Kompas.com/Kristian Erdianto
SEKJEN PPP Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/3/2018). 

WAKIL Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin Arsul Sani menilai, puisi yang dibuat Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon merugikan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Puisi yang dimaksud berjudul Doa yang Ditukar. Menurutnya, puisi Fadli Zon tersebut membuat warga Nahdliyin (sebutan warga NU), menjauh dari pasangan Prabowo-Sandi dan lebih menguntungkan pasangan Jokowi-Maruf Amin.

"(Puisi) itu membuat warga NU menjadi jauh dari paslon 02," ucap Arsul Sani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Fadli Zon Bikin Puisi Lagi, Kali Ini Berjudul Doa yang Ditukar

Arsul Sani menjelaskan, kerugian itu karena puisi Fadli Zon bertentangan dengan kultur dan kekhasan NU.

Menurut dia, Nahdliyin selalu menghormati kiai atau ulamanya, meskipun memiliki pandangan dan sikap yang berbeda. Karena itu, menurut  Arsul Sani, puisi Fadli Zon akan berbalik dan membuat rugi Prabowo-Sandi.

"NU punya kultur dan kekhasan sendiri. Kultur NU yaitu menghormati ulama atau kiainya, meskipun berbeda dengan kiai atau ulama itu," ujar Sekjen PPP itu.

Fadli Zon Bikin Puisi Doa yang Ditukar, Politikus Diminta Jangan Kurang Ajar kepada Ulama

"Kemudian ada suatu ekspresi, baik lisan atau tulisan, yang mencederai rasa hormat kepada ulama, maka itu akan jadi arus balik," sambung Arsul Sani.

Meski begitu, pihaknya tidak terlalu mempersoalkan puisi Doa yang Ditukar tersebut. Arsul Sani malah berharap Fadli Zon lebih sering membuat puisi-puisi seperti itu.

"Puisi Fadli Zon, kami tidak terlalu mempersoalkan, karena justru bawa arus balik NU yang selama ini diam menghadapi kontestasi itu. Maka saya harap Fadli Zon sering bikin puisi seperti itu," papar Arsul Sani. (Chaerul Umam)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved