Jalan Rusak, Pemprov DKI Cuma Bisa Tambal Sulam

Dinas Bina Marga DKI Jakarta tidak dapat berbuat banyak, sehingga perbaikan hanya sebatas tambal sulam.

Jalan Rusak, Pemprov DKI Cuma Bisa Tambal Sulam
Warta Kota/Nur Ichsan
Petugas Sudin Bina Marga Jakarta Barat sedang menambal badan Jalan Daan Mogot Km 14, Cengkareng, Jakarta Barat, yang rusak dan berlubang. 

GAMBIR, WARTA KOTA -- Hujan deras yang melanda kawasan DKI Jakarta dalam beberapa pekan belakangan menyebabkan sejumlah jalan rusak.

Dinas Bina Marga DKI Jakarta tidak dapat berbuat banyak, sehingga perbaikan hanya sebatas tambal sulam.

Langkah tersebut diungkapkan Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho sebagai upaya penanganan jalan lubang sementara untuk hindari kecelakaan.

Namun lanjutnya, perbaikan tambal sulam dengan menggunakan cool mix tersebut akan diperbaiki keseluruhan dengan menggunakan hotmix. Hanya saja perbaikan permanen tersebut dilakukan pasca musim penghujan.

Sebab, metode coolmix dapat dilakukan pada saat jalanan basah, berbeda dengan metode hotmix yang mensyaratkan jalanan kering agar aspal menempel sempurna.

"Kami tidak memetakan titik-pertitik. Penangananya bersifat langsung. Seluruh wilayah rata-rata ada jalan berlubang pasca hujan," kata Hari dihubungi pada Kamis (7/2/2019).

Terkait hal tersebut, pihaknya telah mengerahkan seluruh tim satuan petugas dan kepala satuan pelaksana (Kasatpel) di seluruh kelurahan untuk melaporkan kondisi jalan.

Sehingga proses penambalan jalan dapat dilakukan secara cepat, sehingga lubang tidak berangsur melebar.

Akan tetapi, dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan kondisi jalan di lingkungannya masing-masing. Mengingat keterbatasan personil Dinas Bina Marga DKI Jakarta yang terbatas.

"Begitu ada aduan, ya kita tindaklanjuti. Kami menghimbau pengguna jalan berhati-hati ketika hujan tiba, karena jalan berlubang tidak terlihat," ungkapnya.

Lebih lanjut dipaparkannya, tidak hanya lewat metode hotmix, pihaknya telah memetakan sejumlah jalan rawan genangan. Jalan tersebut katanya akan dilakukan peninggian lewat betonisasi.

Dinas Bina Marga DKI Jakarta menganggarkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta sebesar Rp 300 miliar hingga Rp 400 miliar dalam perbaikan jalan sementara pada tahun 2019.

"Ruas jalan yang rawan genangan masih dalam inventarisasi, ya pastinya akan dibeton kalau ada jalan yang tergenang," tegasnya. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved