Gatot S Dewabroto Pastikan Tindakan Satgas Antimafia Bola Bukan Bentuk Intervensi

Satgas Anti Mafia Bola terus bergerak mencari bukti-bukti terkait pengaturan skor yang terjadi di kompetisi sepak bola nasional.

Gatot S Dewabroto Pastikan Tindakan Satgas Antimafia Bola Bukan Bentuk Intervensi
Istimewa/satgas antimafia bola
Untuk mencari barang bukti berupa dokumen skandal pengaturan skor di sejumlah pertandingan liga Indonesia, Satgas Antimafia Bola menggeledah dua kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Rabu (30/1/2019). 

SESMENPORA Gatot S Dewa Broto menekankan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Satgas Antimafia Bola bukan intervensi pemerintah ke PSSI.

Karena itulah, Gatot berharap PSSI tidak melaporkan hal tersebut kepada FIFA.

Satgas Anti Mafia Bola terus bergerak mencari bukti-bukti terkait pengaturan skor yang terjadi di kompetisi sepak bola nasional. Sejumlah nama sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Gatot menjelaskan tindakan yang diambil Satgas Anti Mafia Bola sesuai dengan koridor hukum yang berlaku di tanah air. Ia pun merasa tim tersebut bukan mau menghancurkan PSSI.

"Saya ingatkan kepada PSSI, jangan coba lapor ke FIFA kalau ini bentuk pelanggaran. Jangan sampai pergerakan kepolisian sudah intensif, tapi malah dilaporkan ke FIFA," kata Gatot.

Indonesia Kalahkah Pacific Oceania dan Tetap di Posisi ke-3

"Kami semua tahu, pernyataan sekjen [Ratu Tisha] dan Plt ketua umum PSSI [Joko Driyono] itu sepenuhnya mendukung satgas, bahkan ada perjanjian antara PSSI dan Polri," tambahnya dikutip dari goal.com.

Selain itu, Gatot juga turut berkomentar tentang pembentukan komite adhoc integritas PSSI. Ia mendukung penuh tim tersebut untuk membongkar aksi kejahatan yang ada di sepakbola nasional.

"FIFA sudah mengharamkan pengaturan pertandingan dan PSSI sendiri menjunjung statuta FIFA, maka mereka harus konsisten [memberantas pengaturan skor]," ujarnya.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved