Biro Investigasi Angkat Jenazah dari Puing Pesawat yang Ditumpangi Emiliano Sala

Sayangnya, dalam pernyataannya, AAIB mengaku sulit untuk mengangkat puing pesawat karena kondisi cuaca yang sangat buruk.

The Sun
Satu jasad terlihat di video yang ditemukan di puing pesawat yang ditumpangi Emiliano Sala 

Jenazah yang diduga adalah Emiliano Sala diangkat dari puingh-puing pesawat yang ada di bawah laut.

BIRO investigasi kecelakaan udara Inggris (AAIB) telah mengangkat jenazah yang ditemukan masih ada di dalam pesawat yang ditumpangi penyerang Cardiff City Emiliano Sala, Kamis (7/2/2019).

AAIB belum bersedia mengungkp identitas jenazah itu ke publik dan akan diserahkan ke Dorset setelah sebelumnya kontraktor spesialis membantu proses pengangkatannya.

Sejak 21 Januari 2019, Sala bersama pilot David Ibbotson berada di dalam pesawat Piper Malibu N264DB dan hilang dari pantauan radar di sekitar perairan Guernsey.

Proses pencarian awal sempat dihentikan karena tidak ada tanda-tanda sehingga membuat pihak keluarga melakukan inisiatif sendiri dengan menggalang dana bantuan lebih dari 300 ribu euro lewat GoFundMe.

Dan pada Minggu (3/2/2019), satu jasad terlihat berada di dalam pesawat nahas tersebut yang lantas dilakukan proses pengangkatan mulai awal pekan ini, meski bangkai pesawat itu susah untuk dievakuasi.

“Menyusul pemantauan visual lebih jauh di lokasi jatuhnya pesawat menggunakan remotely operated vehicle (ROV), kemudian diputuskan untuk melakukan operasi pengangkatan,” kata AAIB lewat pernyataannya.

“Ini adalah situasi yang menantang, pihak AAIB dan kontraktor spesialis sukses mengangkat jenazah yang sebelumnya terlihat di puing tersebut. Operasi ini dilakukan dengan cara yang bermartabat dan keluarga korban terus diberi perkembangan informasi," lanjutnya.

Sayangnya, dalam pernyataannya, AAIB mengaku sulit untuk mengangkat puing pesawat karena kondisi cuaca yang sangat buruk.

"Kondisi cuaca yang buruk memaksa kami untuk mengembalikan ROV ke kapal. Prakiraan cuaca juga buruk untuk ke depannya sehingga keputusan sulit akhirnya diambil untuk menghentikan semua operasi. Adapun jenazah itu untuk saat ini dibawa ke Portland untuk kemudian dikirim ke Dorset.

Meski diakui sulit untuk mengangkat puing pesawat, namun rekaman video yang ditangkap oleh ROV bisa digunakan tim sebagai bukti berharga untuk investigasi keselamatan.

“Kami akan memberi perkembangan berikutnya lewat laporan internal, yang mana bakal diungkap ke publik dalam waktu satu bulan setelah kejadian,” tulis AAIB dalam pernyataanya seperti dikutip dari goal.com.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved