Warga Pulau Tidung Kesulitan Peroleh Uang Tunai Dampak ATM Bank DKI Sudah Sebulan Rusak

Warga Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu mengeluhkan tidak berfungsinya mesin ATM Bank DKI.

Warga Pulau Tidung Kesulitan Peroleh Uang Tunai Dampak ATM Bank DKI Sudah Sebulan Rusak
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Alhasil, warga menjadi kesulitan ketika ingin mengambil uang tunai karena ATM sudah sebulan rusak. 

Warga Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu mengeluhkan tidak berfungsinya mesin ATM Bank DKI, sejak satu bulan terakhir.

Akibatnya warga kesulitan untuk memperoleh uang tunai.

Seorang warga, Edi menuturkan mesin ATM Bank DKI yang berada di halaman Kantor Kelurahan Pulau Pari itu sudah rusak sejak satu bulan lalu.

Alhasil warga menjadi kesulitan ketika ingin mengambil uang tunai.

“Kalau kayak begini, kita jadi susah mau ngambil duit. ATM Bank DKI di pulau (Tidung) kan di situ doang,” ucapnya, Rabu (6/2).

Sementara, untuk ATM dari bank lainnya memang ada seperti ATM Bank BNI yang berada di sekitar dermaga.

Namun, kondisi itu dinilai tidak menguntungkan karena dikenakan biaya setiap kali transaksi.

“Sebenarnya bisa juga warung-warung yang punya mesin EDC Bank DKI. Tapi, itu kena Rp 10.000 setiap kali penarikan, sama aja boong kan,” katanya.

Lurah Pulau Tidung Cecep Suryadi mengakui adanya mesin ATM Bank DKI yang rusak di halaman kantornya. Namun kerusakan hanya terjsdi pada satu dari dua mesin ATM Bank DKI yang ada.

“Jadi di Pulau Tidung itu ada dua mesin ATM Bank DKI yang sebelahan letaknya. Nah yang rusak itu sisi selatan, sering error. Kalau satunya lagi uangnya abis, kan sering diambilin,” katanya.

Namun sepengetahuan Cecep, kerusakan mesin ATM Bank DKI belum satu bulan melainkan baru sekitar dua minggu. Cecep sendiri kurang mengetahui persis penyebab rusaknya mesin ATM Bank DKI tersebut.

“Itu udah disampaikan ke Bank DKI, petugas yang ngurusin mesin ATM kalau ada yang rusak. Katanya lagi nunggu barang, nggak bisa ngasih tanggal kapan beres, tunggu sparepart. Itu yang nanya staf kantor,” ucapnya.

Sementara untuk mesin ATM dari bank lainnya hanya ada dari Bank BNI. Itu pun uang di dalamnya cepat habis. Bahkan terkadang pada saat ingin digunakan juga mengalami offline.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved