Perampok Sadis yang Buron Dua Tahun Terciduk Setelah Cabuli Keponakannya

HR (60), perampok sadis yang sempat buron dua tahun, akhirnya tertangkap setelah mencabuli keponakannya yang berusia 9 tahun.

Perampok Sadis yang Buron Dua Tahun Terciduk Setelah Cabuli Keponakannya
Pinterest
Ilustrasi 

HR (60), perampok sadis yang sempat buron dua tahun, akhirnya tertangkap setelah mencabuli keponakannya yang berusia 9 tahun.

HR ditangkap tim gabungan unit PPA, Tekab 308, dan Intelkam Polres Tanggamus, Lampung, dipimpin Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Tanggamus Inspektur Satu Ramon Zamora, Selasa (5/2/2019).

Warga Tegineneng, Pesawaran, itu ditangkap karena mencabuli keponakannya yang masih berusia sembilan tahun.

BPN Prabowo-Sandi Adukan Tabloid Indonesia Barokah ke Dewan Pers

Kasatreskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas mengatakan, pelaku mencabuli korban sebanyak tiga kali. Peristiwa itu terungkap ketika korban mengeluh ke ayahnya. Korban mengeluh sakit saat akan buang air kecil. Setelah ditanya lebih lanjut, korban pun menceritakan aksi bejat pelaku kepada ayahnya.

"Terakhir yang diingat korban, pencabulan dialaminya 5 Januari 2019. Dilakukan tersangka di dalam kamar kontrakan pelaku. Sebelumnya, tersangka juga melakukan itu pada Desember 2018," kata Edi.

Edi menambahkan, penangkapan HR akibat kasus pencabulan, mengungkap aksi kejahatan lain yang dilakukan tersangka.

Jika Tak Mau Menyerah Sebelum 29 Januari, Polri Bakal Serbu Kelompok Ali Kalora

Pelaku pernah menjalani hukuman di Lapas Metro, karena kasus perjudian koprok. HR ternyata juga menjadi buronan perampok sadis.

HR masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Lampung Utara dan Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Lampung.

HR telah menjadi buronan selama dua tahun. Ia terlibat komplotan yang merampok pengusaha karet di Tulangbawang dan Lampung Tengah.

Dinas Sumber Daya Air DKI Siapkan Pompa Portabel di 19 Titik Genangan

"Dalam aksi perampokan di Lampung Tengah dan Tulangbawang, tersangka terbilang sadis. Sehingga, keberadaannya selama ini terus diburu kepolisian dari polres dan polda," ungkap Edi.

Halaman
12
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved