Kwik Kian Gie Bongkar Faktor Penyebab Banyaknya Kendaraan Enggan Lewat Jalan Tol

Dampaknya, banyak kendaraan, khususnya kendaraan berat, yang kemudian memilih untuk tidak menggunakan jalan tol.

Kwik Kian Gie Bongkar Faktor Penyebab Banyaknya Kendaraan Enggan Lewat Jalan Tol
Warta Kota/YouTube
Kwik Kian Gie bongkar tarif tol selangit yang harus dibayar rakyat. 

Sosok ekonom Indonesia, Kwik Kian Gie membongkar tarif jalan tol mahal, yang dampaknya sangat dirasakan masyarakat bukan terjadi tanpa sebab.

Tarif jalan tol itu mahal terjadi karena baru di pemerintahan ini, investor asing diundang sebesar-besarnya untuk melakukan investasi.

"Pak Jokowi, Presiden Indonesia kan mengundang foreign investor, come to Indonesia, Anda bisa membuat untung di Indonesia," katanya dalam dialog Jaya Suprana Show yang diunggah di YouTube dan sejumlah media sosial.

Jokowi: Siapa Suruh Makan Jalan Tol

Heran Terhadap Pengkritik Jalan Tol, Jokowi: Kalau Enggak Ngerti Teori Makro Sulit Saya Jelaskan

Rachland Nashidik Bongkar Wali Kota Larang Warga Lewat Tol karena Bukan Hanya Dibangun Era Jokowi

Breaking News Jasa Marga Bakal Pindahkan Gerbang Tol Cikarang Utama ke KM 70

Video ini pun menjadi salah satu video viral yang banyak disaksikan masyarakat dan mendapatkan banyak komentar.

Menurut Kwik Kian Gie, para investor asing itu akan bisa membuat untung di Indonesia.

"Dengan infrastruktur dapat membuat untung loh," katanya, menirukan gerakan mengajak yang dilakukan saat Presiden mengundang investor asing masuk ke Indonesia untuk melakukan investasi.

Kegiatan itu, dinilai Kwik Kian Gie, memang berdampak terhadap investor untuk melakukan investasi yang sebesar-besarnya di Indonesia.

Karena investasi itu harus menghasilkan untung, otomatis harus cepat, maka yang terjadi kemudian dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat Indonesia.

Truk dan kendaraan berat memilih untuk menggunakan jalan pantura, yang memicu kepadatan dan kemacetan luar biasa, setiap harinya.
Truk dan kendaraan berat memilih untuk menggunakan jalan pantura, yang memicu kepadatan dan kemacetan luar biasa, setiap harinya. (Tribun Jateng)

Akibatnya, sebagian besar pengemudi truk dan kendaraan berat enggan menggunakan jalan tol, khususnya jalan tol terpanjang di Pulau Jawa yang menghubungkan Jakarta sampai Surabaya.

Dampaknya, banyak kendaraan, khususnya kendaraan berat, yang kemudian memilih untuk tidak menggunakan jalan tol.

Halaman
123
Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved