Ini Fakta Baru Diungkap Polisi Soal Kasus Pembunuhan Anak Punk di Pamulang

Polisi menemukan fakta baru setelah melakukan rekonstruksi pembunuhan anak punk yang dilakukan di wilayah Gaplek, Pamulang, Tangerang Selatan.

Ini Fakta Baru Diungkap Polisi Soal Kasus Pembunuhan Anak Punk di Pamulang
Warta Kota / Zaki Ari Setiawan
Rekonstruksi pembunuhan anak punk di wilayah Gaplek, Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (6/2/2019). 

Polisi menemukan fakta baru setelah melakukan rekonstruksi pembunuhan anak punk yang dilakukan di wilayah Gaplek, Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (6/2/2019).

Hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho setelah menggelar rekonstruksi.

Alexander mengatakan, terdapat dua fakta baru setelah polisi melakukan rekontstruksi yang berjumlah 26 adegan itu.

"Fakta baru yang didapat, pertama paling pasal pembunuhan berencana sudah tepat. Karena mereka sudah merenca akan, sudah membawa pisau dari awal dan mengincar korban," terang Alexander.

Selain itu, fakta baru lainnya yang didapat adalah rencana pelarian diri para tersangka setelah menghabisi nyawa MR (16) secara sadis.

Rekonstruksi pembunuhan anak punk di wilayah Gaplek, Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (6/2/2019). (Warta Kota/Zaki Ari Setiawan)
Rekonstruksi pembunuhan anak punk di wilayah Gaplek, Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (6/2/2019). (Warta Kota/Zaki Ari Setiawan) (Warta Kota /Zaki Ari Setiawan)

"Mereka berencana melarikan diri. Faktanya mereka ditangkap di Kota Bogor sampai Kabupaten Sukabumi," ujarnya.

Dari hasil penyelidikan polisi, diduga pembunuhan MR melibatkan tujuh orang tersangka. Sampai saat ini baru tiga orang yang berhasil diamankan, Ikkiusan (20), Mudiansyah alias Comot (29), dan Afri Dandi (20).

Pembunuhan MR terjadi pada 16 Januari 2019, tidak hanya menghilangkan nyawa, telinga dan kelingking kiri korban juga dihilangkan.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved