Ini Argumen Rocky Gerung Untuk Sindir dan Skak Mati Pelapornya Terkait Kitab Suci Fiksi

Ini Argumen Rocky Gerung Untuk Sindir dan Skak Mati Pelapornya Terkait Kitab Suci Fiksi

Ini Argumen Rocky Gerung Untuk Sindir dan Skak Mati Pelapornya Terkait Kitab Suci Fiksi
Youtube Indonesia Lawyers Club (ILC)
Pelapor Rocky Gerung, Jack Boyd Lapian, dan Rocky Gerung.Laporan mengenai kitab suci fiksi. 

Tapi Rocky menambahkan hal itu tak bisa dihitung dengan peralatan hari ini.

Bocorkan Jawabannya ke Polisi 

Setelah itu barulah Rocky Gerung membocorkan apa yang ia jawab ketika polisi memeriksanya terkait kasus kitab suci fiksi. 

"Jadi ngapain, kemarin saya sama haris, menjawab pertanyaan polisi, saya jawab konsep-konsepnya. Nah polisi harus cari tesaurus atau ensiklopedia lengkap, karena terangkan itu sebagai ukuran-ukuran  akademis," terang Rocky Gerung. 

"Maka saya terangkan itu, saya buka logicnya tuh. Saya sebetulnya agak jengkel, karena kita berupaya bikin literasi makin bagus, karena tugas presiden adalah mencerdaskan kehidupan bangsa," kata Rocky Gerung. 

"Kalian menutup literasi itu, mengahalangi orang berabstraksi, menghalangi orang berimajinasi. Membatalkan fungsi fiksi. Nanti anak-anak ngga boleh baca fiksi lagi tuh," ucap Rocky Gerung. 

"Jadi kekonyolan itu terjadi karena kekurang pengetahuan," ucap Rocky Gerung mengakhiri.

Di kolom komentar postingan akun youtube Indonesia Lawyers Club berjudul 'Cerdas! Rocky Gerung Klarifikasi & Jelaskan "Fiksi" ILC 5 Februari 2018', tampak banyak beberapa komentar negatif terhadap Jack Boyd Lapian.

Simak selengkapnya disini : 

Penyelidikan Polisi

Penyidik Polda Metro Jaya masih melakukan analisis terhadap klarifikasi Rocky Gerung soal ucapannya "kitab suci fiksi".

Ucapan itu dikatakan Rocky di acara Indonesian Lawyers Club (ILC)tvOne bertajuk 'Jokowi Prabowo Berbalas Pantun', Selasa (10/4/2018) malam. Namun dilaporkan oleh Jack Boyd Lapian dan Arya Permadi alias Abu Janda, karena dianggap menistakan agama.

Selain itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan penyidik juga sedang mendalami semua keterangan saksi lain.

"Tentunya untuk kasus pak Rocky Gerung nanti dari penyidik akan melihat namanya klarifikasi kan tidak hanya yang bersangkutan, tapi klarifikasi juga kepada saksi yang lain. Pelapor sudah kita mintai klarifikasi, kemudian saksi-saksi yang melihat, mendengar, mengetahui peristiwa tersebut. Kini sedang dianalisis penyidik," ujar Argo saat dikonfirmasi, Selasa (5/2/2019).

Selain itu, penyidik juga dalam waktu dekat akan memeriksa saksi ahli. Namun Argo tidak menjelaskan saksi ahli tersebut.

"Saksi ahli pun rencana kita hadirkan juga," tutur Argo.

Seperti diketahui, polisi meminta klarifikasi Rocky Gerung terkait ucapannya 'kitab suci Fiksi'.

Rocky dipanggil atas laporan yang dilimpahkan dari Bareskrim Polri ke Polda Metro Jaya.

Laporan dibuat oleh Jack Boyd Lapian ke Bareskrim Polri pada 16 April 2018. Laporan Jack diterima dengan LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018 dimana Rocky disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP.

Selain laporan ini, Rocky juga dilaporkan atas tuduhan yang sama oleh Permadi Aria alias Abu Janda pada Rabu 11 April 2018 di Polda Metro Jaya.

Laporan Abu Janda tersebut tertuang dengan nomor polisi TBL/2001/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 11 April 2018.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved