News

Ada 128 Kasus DBD Kota Bekasi Sepanjang Januari, Satu Orang Meninggal

korban meninggal, terjadi di Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang tutur Dezi.

Ada 128 Kasus DBD Kota Bekasi Sepanjang Januari, Satu Orang Meninggal
Warta Kota
Ilustrasi nyamuk demam berdarah dangue. 

WARTAKOA, BEKASI--- Dinas Kesehatan Kota Bekasi merilis data kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang Januari 2019.

Ilustrasi nyamuk demam berdarah dangue.
Ilustrasi nyamuk demam berdarah dangue. (Warta Kota)

Ada 128 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bekasi. Dari 128 kasus ada satu orang yang meninggal.

"Angka kasus DBD di Kota Bekasi mengalami kenaikan, saat minggu ke tiga di bulan Januari, angka kasus DBD sebanyak 75 setelah di inventarisir dan didata hingga akhir Januari tercatat ada 128 kasus dengan satu orang meninggal," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Dezi Syukrawati, saat dikonfirmasi Wartakota, Rabu (6/2/2019).

Dezi menjelaskan angka itu terjadi kenaikan dari jumlah kasus di Januari 2018 yang hanya sebanyak 49 kasus.

"Oleh karenanya, kita akan terus gencarkan lalukan sosialisasi ke warga soal pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Masyarakat harus jadi juru pemantau jentik (jumatik) di rumahnya sendiri," tegas Dezi.

Dezi mengungkapkan dari total 128 kasus selama Januari 2019, ada tiga wilayah Kecamatan yang terbanyak jumlah kasusnya, yakni Kecamatan Jati Asih 35 kasus, Kecamatan Mustikajaya 22 kasus dan Kecamatan Jati Sampurna 13.

"Ketiga kecamatan itu nihil korban meninggal, yang meninggal terjadi di Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang," ucapnya.

Ia mengungkapkan ada tiga upaya yang dilakukannya dalam menanggulangi DBD di tahun 2019. Pertana secara administrasi, telah ada Instruksi wali Kota Bekasi No 440/94/Dinkes Tahun 2019 tentang Pencegahan dan Penanggulangan DBD serta Optimalisasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Pihaknya juga telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor:443/496/Dinkes.Gadalkit tentang Kewaspadaan Dini DBD di Kota Bekasi Tahun 2019, Surat edaran Nomor : 440/479/Dinkes.Set tentang PROTAP DBD di Kota Bekasi Tahun 2019 dan Surat Edaran Nomor : 443.42/2185/Gadalkit tentang Pembentukan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) di setiap Kelurahan Tahun 2018, sinergitas Puskesmas dan Kelurahan.

Selain itu, kata Dezi, upaya di lapangan Dinas Kesehatan Kota Bekasi telah melakukan rapat koordinasi dan evaluasi dengan mengumpulkan Kepala UPTD Puskesmas, PP DBD Puskesmas, Rumah Sakit se Kota Bekasi membahas penanggulangan kasus DBD.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved