INFO PEMPROV JATENG

Bahas Perbaikan Jalan, Menteri PUPR Sambangi Gubernur Jateng

Ada 12 paket proyek perbaikan jalan nasional di Jawa Tengah yang masuk anggaran multiyears 2018 - 2019, namun baru tujuh yang telah ditetapkan.

Bahas Perbaikan Jalan, Menteri PUPR Sambangi Gubernur Jateng
Dok Humas Pemprov Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat menerima Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono di kantor Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, Semarang, Senin (4/2). 

WARTA KOTA, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kaget sewaktu diberitahu ajudannya bahwa di ruang tamu gubernur sudah menunggu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Senin (4/2/).

Padahal pada daftar tamu, kehadiran Menteri PUPR tidak masuk dalam agenda orang yang bakal diterima Gubernur Ganjar. Sekitar pukul 11.00, Menteri PUPR sudah berada di ruang tamu Gubernur.

Ganjar tak menduga Basuki langsung menyambangi kantornya guna membahas perbaikan jalan nasional sepanjang 500 kilometer di Jateng, meski sebenarnya mereka sudah saling telepon sebelumnya.

"Mulanya hanya telepon soal kondisi jalan, terus Mas Basuki bilang, yo wes tak rono (ya sudah aku ke situ), lha malah rene tenan (ternyata benar kesini). Pak Basuki luar biasa, tidak janjian tiba-tiba datang. Ternyata hanya ingin menyampaikan, apa perintah dari Pak Gubernur. Wah menteri ini luar biasa, menteri langka," katanya.

Ganjar mengatakan ia memang sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional untuk memperbaiki dan mempercepat kontrak-kontrak penanggulangan jalan terutama yang sudah rusak parah.

"Kemarin baru level perawatan tapi sebenarnya kontrak sudah disiapkan. Pak menteri mengatakan yang Pantura relatif sudah, untuk jalur tengah Wangon sampai Jogja juga sudah," bebernya. 

Ganjar juga mengatakan dirinya sering menerima aduan jalan rusak, dan Pantura memang paling parah. Ganjar merasakan sendiri kondisi berlubang dan bergelombang jalan di Pantura saat kemarin mengikuti kunjungan Presiden di Rembang.

"Berdasarkan laporan masyarakat Alhamdulillah langsung direspon dengan cepat. Tantangannya sekarang hujan. Semoga dalam dua bulan sudah selesai. April dugaan saya akan dikerjakan besar-besaran," katanya. 

Menteri Basuki mengatakan, sebenarnya ada 12 paket proyek perbaikan jalan nasional di Jawa Tengah yang masuk anggaran multiyears 2018 - 2019. Namun dari 12 paket itu baru tujuh yang telah ditetapkan sementara 5 sisanya harus dilakukan lelang ulang. 

"Karena nilainya di atas Rp100 miliar jadi penetapan di kementerian. Selanjutnya Menteri menginstruksikan ke Bina Konstruksi agar dipercepat, dalam Minggu ini akan ditetapkan," kata Basuki. 

Jalan nasional di Jawa Tengah yang akan digarap adalah dari perbatasan dengan Jawa Barat sampai batas dengan Jawa Timur. Lima paket itu meliputi Pemalang - Jatim ada dua paket, Rembang - Blora, Pejagan - Wangon dan Kebumen - Jatim. 

"Minggu ini akan kami tetapkan dan Minggu depan akan langsung mulai pengerjaan. Diharapkan Minggu depan bisa dikerjakan dan selesai dalam satu - dua bulan. Total sekitar 500 km," katanya. (*/chi)

Penulis:
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved