Breaking News:

Jokowi Mulai Terapkan Gaya Kampanye Menyerang Kubu Prabowo, Pengamat Sebut Terlambat

JOKOWI mulai menerapkan gaya kampanye lebih menyerang menjelang pencoblosan. Tapi pengamat menyebut sudah terlambat. Ini penyebabnya.

Kompas.com
Jokowi dan Prabowo 

ADA yang berbeda dengan gaya kampanye calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo pada akhir pekan pertama Februari ini. Jokowi kini mulai agresif memainkan strategi menyerang.

Ia menjawab satu per satu pernyataan dan tudingan yang sebelumnya sempat dilontarkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan kubunya. Jokowi bahkan melakukan serangan balik terhadap pasangan calon nomor urut 02 itu.

Menjawab Pesimisme

Misalnya, terkait Indonesia yang disebut-sebut Prabowo akan bubar dan punah, Joko Widodo menyindir pihak-pihak yang menebar pesimisme dengan menyebut Indonesia akan bubar dan punah dalam waktu dekat.

Jokowi menilai narasi itu hanya menggiring masyarakat pada pesimisme. Jokowi menegaskan Indonesia adalah negara besar dengan 260 juta penduduk.

Mengelola Indonesia, kata kakek Jan Ethes, memang tidak mudah. Banyak tantangan yang dihadapi.

Untuk itu, sikap optimistis harus terus dimunculkan untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut.

Presiden Jokowi (kanan) berdiskusi dengan pimpinan PBNU  di sela-sela Harlah ke-73 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan,  Jakarta Pusat, Minggu (27/1/2019).
Presiden Jokowi (kanan) berdiskusi dengan pimpinan PBNU di sela-sela Harlah ke-73 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (27/1/2019). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

"Masak ada yang bilang Indonesia bubar, punah. Bubar sendiri saja, punah sendiri saja. Tapi jangan ngajak-ngajak kita," kata Jokowi saat menghadiri silaturahmi dengan paguyuban pengusaha Jawa Tengah di Semarang Town Square, Semarang, Sabtu (2/2/2019).

Jokowi juga menjawab Prabowo yang membandingkan Indonesia dengan Haiti.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia masuk negara dalam kelompok negara dengan perekonomian besar di dunia, G20.

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved