Breaking News:

VIDEO: Pedagang Aksesori Imlek Babi Tanah di Glodok Diserbu Pembeli

Marsono (35) salah satu pedagang menyebut bahwa Imlek tahun ini daya beli yang ia rasakan hampir sama dengan tahun lalu.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ahmad Sabran

"Kalo omset itu ya lumayan, tapi ya balik lagi hoki orang itu kan beda-beda, kalo saat ini sih saya rasakan lumayan, tahun lalu aja saya bisa mencapai Rp. 40 juta, bahkan bisa Rp. 60 juta, tapi itu tadi tergantung hokinya," ujarnya.

Selain itu, Yun (30) salah satu pedagang mengatakan harga pernak-pernik yang dijual, memiliki harga yang berbeda-beda, namun ia memastikan bahwa barang yang mereka jual jauh lebih murah dibandingkan tempat lain.

"Kalo harga sih sebenarnya tergantung, contohnya angpao, ini angpao banyak dicari kalo buat individu, dan harganya bervariasi dari Rp. 5 ribu hingga Rp. 40 ribu, tergantung bahan, kalo bahannya kain itu mahal," ujarnya.

Selain itu, aksesoris lain seperti lampion juga memiliki harga yang bervariasi mulai Rp. 150 ribu hingga Rp. 1 juta. Semua itu tergantung besar dan kecil lampio serta bahan dari lampion tersebut.

VIDEO: Pernak-pernik Imlek Babi Tanah Mulai Diburu Pembeli

"Kalo lampion juga beda beda, paling mahal itu Rp. 1 juta, itu biasanya yang lebih besar, digunakan diruang tamu, tapi kalo yang biasa-biasa itu sekitar Rp. 150 ribu," katanya.

Walau begitu dirinya mengaku jika, dibandingkan tahun lalu, daya beli pernak pernik imlek cenderung menurun, namun ia tak memungkiri jika penurunan yang terjadi tidak berdampak terlalu signifikan.

"Kalo dilihat sih turun, tapi namanya penjualan kan pasti beda-beda, ada yang naik, ada yang turun, tapi walau turun sih ngak terlalu berpengaruh, karena masyarakat itu pasti mencari pernak-pernik imlek," ucapnya. (JOS)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved