Breaking News:

Harga Murah Jadi Alasan Konsumen Beli Aksesori Imlek di Glodok

"Kalo disini kan emang udah langganan ya, jadi kalo hari raya seperti ini pasti ke sini. Nah yang kedua juga murah, ya kan,

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota
sejumlah pedagang pernak pernik imlek mulai menghiasi kawasan pecinan Glodok menyambut hari raya Imlek. 

Jelang perayaan Imlek, sejumlah warga mulai memadati kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, mereka datang untuk mencari pernak pernik untuk menyambut hari raya Imlek yang jatuh pada Selasa (5/2) mendatang.

Pernak-pernik imlek memang menjadi bagian masyarakat tionghoa untuk merayakan Imlek, seperti halnya angpao, untuk itu para pedagang pernak-pernik imlek pun ramai diserbu pengujung.

Salah satu pengujung, Ahun (60) mengatakan dirinya mencari pernak-pernik imlek di kawasan Glodok ini karena memang menyajikan berbagai pilihan, selain itu pernak pernik imlek yany dijual juga terbilang murah dibandingkan tempat lain.

"Kalo disini kan emang udah langganan ya, jadi kalo hari raya seperti ini pasti ke sini. Nah yang kedua juga murah, ya kan, dibandingkan tempat lain seperti mall-mall gitu," kata Ahun, Minggu (3/2/2019).

Berbagai hiasan-hiasan untuk Imlek menurut Ahun, memang cukup mudah ditemukan, bahkan berbagai pilihan pun mudah di jumpai, sehingga hal tersebutlah yang membuat dirinya berburu pernak pernik Imlek di Glodok.

"Kalo disini kan emang banyak pilihan, mau beli apa aja yang menyangkut Imlek ada. Dari baju, aksesoris sampai kue kranjang juga banyak," ujarnya.

Menurutnya, disaat imlek seperti ini dirinya lebih banyak membeli angpao dan beberapa aksesoris imlek untuk diletakan di rumah, tak hanya itu kue kranjang imlek juga menjadi buruannya menyambut hari raya imlek.

"Kalo saya sih lebih nyari aksesoris, kalo baju-baju kayak gitu, pakai yang kemarin aja, paling yang lainnya itu kue kranjang, itu pasti yang dicari juga," ucapnya.

Selain itu, Yun (30) salah satu pedagang mengatakan harga pernak-pernik yang dijual, memiliki harga yang berbeda-beda, namun ia memastikan bahwa barang yang mereka jual jauh lebih murah dibandingkan tempat lain.

"Kalo harga sih sebenarnya tergantung, contohnya angpao, ini angpao banyak dicari kalo buat individu, dan harganya bervariasi dari Rp. 5 ribu hingga Rp. 40 ribu, tergantung bahan, kalo bahannya kain itu mahal," ujarnya.

Selain itu, aksesoris lain seperti lampion juga memiliki harga yang bervariasi mulai Rp. 150 ribu hingga Rp. 1 juta. Semua itu tergantung besar dan kecil lampio serta bahan dari lampion tersebut.

"Kalo lampion juga beda beda, paling mahal itu Rp. 1 juta, itu biasanya yang lebih besar, digunakan diruang tamu, tapi kalo yang biasa-biasa itu sekitar Rp. 150 ribu," katanya. (JOS)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved