Anies Baswedan Sebut Banyak Warga yang Menutup Rumah saat Kader Jumantik Datang

Menurut Anies, banyak warga yang keberatan hingga menutup pintu apabila kader jumantik melakukan monitor jentik di rumah warga.

Anies Baswedan Sebut Banyak Warga yang Menutup Rumah saat Kader Jumantik Datang
ist
Warga Rw 16 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, melakukan kerjabakti lingkungan dan penyemprotan nyamuk demam berdarah, untuk mencegah penyebaran penyakit yang di sebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegyti< Minggu (27/1/2019). 

Gubernur Anies Baswedan meminta warga masyarakat di DKI Jakarta agar kooperatif pada para kader jumantik agar kasus DBD tidak semakin mewabah.

Warta Kota - Pasar Minggu, Mewabahnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) wilayah Ibukota, dinilai Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan karena tidak kooperatifnya warga dengan para kader jumantik.

Pasalnya, banyak warga yang keberatan hingga menutup pintu apabila kader jumantik melakukan monitor jentik di rumah warga.

Hal tersebut disampaikan Anies usai menjenguk pasien DBD di RSUD Pasar Minggu, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Minggu (3/2/2019).

Padahal, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan upaya pencegahan DBD, mulai dari monitoring kader jumantik yang langsung di rumah warga.

Selain itu, lanjutnya, Pemprov terus melakukan sosialisasi gerakan 3 M yakni mengubur, menguras dan menutup tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti, nyamuk pembawa penyakit DBD; mulai dari tingkat kecamatan hingga rumah warga.

"Adapun upaya yang dilakukan Pemprov DKI selama ini kita mendorong jumantik untuk terus ke lapangan, petugas kita, Kelurahan, Kecamatan, RT-RW turun lapangan untuk mendorong agar warga dapat memeriksa lingkungan," jelasnya.

Gubernur Anies Baswedan Pastikan DBD di DKI Jakarta Belum Masuk Kategori KLB

Dipaparkannya, tercatat ada sebanyak 867 kasus DBD di wilayah DKI Jakarta hingga Minggu (3/2/2019).

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu diungkapkannya menjadi salah satu rujukan pasien DBD terbanyak di Ibu Kota.

Oleh karena itu, dirinya berharap agar masyarakat dapat saling mengingatkan dan mengawasi lingkungan rumah masing-masing.

Selain itu, Anies berharap agar masyarakat dapat bekerjasama dengan kader jumantik agar dapat mengawasi rumah warga.

"Mari kita semua ikut memeriksa lingkungan di sekitar. Pastikan tidak ada air menggenang, pastikan tidak ada jentik-jentik yang tumbuh dan ijinkan petugas-petugas jumantik untuk menjalankan tugasnya memeriksa semua wilayah termasuk dalam rumah-rumah," ungkap Anies.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dewi Pratiwi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved