PSM Makassar Resmi Kontrak Pelatih Asing Darije Kalezic

CEO PSM Munafri Ariffudin mengatakan, penetapan Kalezic sebagai arsitek tim sempat melalui jalan berliku.

PSM Makassar Resmi Kontrak Pelatih Asing Darije Kalezic
Tribun Timur
Darije Kalezic resmi menjadi pelatih baru PSM Makassar 

MANAJEMEN PSM Makassar secara resmi memperkenalkan Darije Kalezic sebagai pelatih anyar di Liga 1 2019, Sabtu (2/2/2019) dengan durasi satu tahun menggantikan Robert Rene Alberts.

CEO PSM Munafri Ariffudin mengatakan, penetapan Kalezic sebagai arsitek tim sempat melalui jalan berliku.

Munafri mengaku nyaris membatalkan niat mengontrak Kalezic, karena Rene Alberts menyatakan kesehatannya membaik.

Namun setelah berbicara lagi, Rene Alberts akhirnya mengaku kondisinya tidak terlalu sehat.

“Pelatih yang lama bilang kondisinya makin membaik, dan akhirnya saya telepon lagi beliau (Kalezic) untuk membatalkan [kesepakatan]. Tapi dalam perjalanannya, kondisi dia tidak makin membaik. Jadi tidak ada yang namanya menolak atau membujuk,” jelas Appi, sapaan Munafri.

“Dengan segala macam yang terjadi, pelatih sebelumnya telah membawa PSM di level atas sepakbola Indonesia. Kami sekarang telah menentukan pelatih PSM pada periode 2019. Kami targetkan dia lebih baik dari pelatih sebelumnya,” lanjutnya.

Bursa Bola Prediksi Chelsea Menang atas Huddersfield

Sementara itu, Kalezic mengaku faktor suporter membuat dirinya menerima pinangan PSM.

Pelatih asal Bosnia-Herzegovina ini juga tidak tertekan untuk mengakhiri paceklik gelar PSM selama 18 tahun.

“Ketika mendengar dan melihat gairah fans PSM, itu menambah keinginan saya untuk datang ke sini. Saya kira kami punya gairah yang sama, dan itu sangat penting bagi saya. Pekan depan kami akan mulai bekerja keras, berkenalan dengan pemain dan staf,” ujar Kalezic.

“Saat ini saya belum bisa menyebutkan apakah mendatangkan pemain baru atau tidak. Saya ingin lihat dulu dalam beberapa hari ke depan agar tidak mengambil keputusan yang salah. Setiap memulai karir sebagai pelatih, saya selalu punya virus yang bisa mengatasi tekanan. Kalian bilang klub ini tidak juara dalam 18 tahun, kenapa saya harus merasa tertekan? Tapi satu hal yang pasti, saya datang ke sini untuk memenangkan trofi," paparnya lebih lanjut.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved